Pirlo sebelumnya sempat difavoritkan menjadi pelatih anyar Gli Azzurri setelah Carlo Ancelotti dan Pep Guardiola menolak tawaran Federasi Sepak Bola Italia (FIGC).
Namun, peluang tersebut meredup menyusul sorotan terhadap statusnya sebagai duta merek global Fonbet serta kehadirannya dalam acara promosi perusahaan itu di Moskow pada Mei 2026, di tengah ketatnya regulasi Italia yang membatasi promosi perjudian.
Baca Juga :
Pirlo Terancam Gagal Latih Timnas Italia, Kerja Samanya dengan Situs Taruhan Dipermasalahkan
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Pirlo mengaku prihatin dengan berbagai spekulasi yang berkembang mengenai dirinya.
“Dalam beberapa hari terakhir, saya menyaksikan dengan sangat sedih perdebatan yang berkembang mengenai nama saya dan kemungkinan menjadi pelatih Timnas Italia. Saya selalu menjalankan tugas dengan menghormati hukum serta seluruh kontrak yang saya tandatangani,” tulis Pirlo.
Pirlo Beri Penjelasan Resmi
Pirlo menjelaskan bahwa kerja sama dengan Fonbet disepakati saat dirinya masih melatih di Uni Emirat Arab. Ia juga membantah keras anggapan yang mengaitkan hubungan komersial tersebut dengan kepentingan politik tertentu.
“Kerja sama profesional ini lahir dari pengalaman kerja saya di Uni Emirat Arab dan sepenuhnya bersifat komersial serta olahraga,” jelasnya.
Berterima Kasih kepada Maldini
Pirlo juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran pimpinan teknis Timnas Italia, termasuk Paolo Maldini dan Leonardo, yang tetap menunjukkan rasa hormat dan kepercayaan kepadanya selama proses pencarian pelatih baru.
“Saya berterima kasih kepada Paolo Maldini dan Leonardo atas rasa hormat serta kepercayaan mereka. Saya menyesal karena keputusan olahraga berubah menjadi perdebatan publik. Cinta saya kepada Italia tidak bergantung pada sebuah pekerjaan. Itu adalah bagian dari sejarah dan identitas saya,” tutup Pirlo.
Terancam Gagal Jadi Pelatih Italia
Meski Andrea Pirlo tidak secara terbuka menyatakan mundur dari proses pencalonan, sejumlah media Italia melaporkan bahwa peluang pelatih berusia 47 tahun tersebut untuk menangani Gli Azzurri kini berada di titik terendah.
Situasi tersebut membuat FIGC harus segera mengalihkan perhatian kepada kandidat lain. Bahkan, kegagalan membawa Pirlo sebagai pelatih baru Timnas Italia berpotensi memicu keputusan besar dari Paolo Maldini, termasuk kemungkinan mundur dari posisinya sebagai direktur teknik tim nasional.
(Ahmad Raul)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda