Pep Guardiola tolak tawaran melatih Timnas Italia. (Foto: Instagram resmi Pep Guardiola)
Pep Guardiola tolak tawaran melatih Timnas Italia. (Foto: Instagram resmi Pep Guardiola)

Guardiola Tolak Tawaran Latih Timnas Italia, Ini Alasan di Baliknya

Kautsar Halim • 24 Juli 2026 18:12
Ringkasnya gini..
  • Pep Guardiola resmi menolak tawaran menjadi pelatih Timnas Italia karena alasan pribadi.
  • FIGC sempat menggelar pembicaraan selama tiga hari dan menawarkan proyek besar untuk membangun ulang sepak bola Italia.
  • Setelah penolakan Guardiola, Roberto Mancini dan Andrea Pirlo menjadi kandidat terkuat menggantikan Gennaro Gattuso.
Jakarta: Pep Guardiola dipastikan tidak akan menjadi pelatih baru Timnas Italia. Meski telah melakukan pembicaraan intensif selama tiga hari dengan Federasi Sepak Bola Italia (FIGC), mantan pelatih Manchester City itu akhirnya menolak tawaran untuk menangani Gli Azzurri.
 
Menurut laporan Sky Sports Italia, Guardiola menyampaikan keputusannya kepada FIGC pada Kamis (23/7) malam waktu setempat. Penolakan itu disebut karena adanya alasan pribadi yang melampaui urusan sepak bola.
 
Keputusan itu sekaligus mengakhiri upaya FIGC yang sebelumnya menjadikan Guardiola sebagai target utama pengganti Gennaro Gattuso.
 

FIGC Rela Ubah Anggaran Demi Guardiola


Demi meyakinkan Guardiola, FIGC mengutus Paolo Maldini bersama penasihatnya, Leonardo, untuk bertemu langsung dengan pelatih asal Spanyol tersebut di Barcelona.

Selama tiga hari, keduanya memaparkan proyek besar yang telah disiapkan untuk membangkitkan sepak bola Italia.
 
FIGC tidak hanya menawarkan posisi pelatih kepala tim nasional senior. Guardiola juga diproyeksikan menjadi figur sentral dalam proyek jangka panjang yang mencakup pembenahan seluruh sistem tim nasional Italia, mulai dari kelompok usia hingga level senior.
 
Rencana tersebut disusun setelah Italia kembali gagal lolos ke Piala Dunia 2026. Kegagalan itu menjadi yang ketiga secara beruntun setelah sebelumnya juga absen pada edisi 2018 dan 2022.
 
Meski mendengarkan seluruh presentasi dengan serius, Guardiola akhirnya memilih untuk tidak menerima tawaran tersebut.
 

Alasan Guardiola Tolak Italia


Sky Sports Italia melaporkan bahwa keputusan Guardiola murni dipengaruhi alasan pribadi dan bukan karena aspek teknis maupun finansial.
 
Sebelumnya, Guardiola memang telah beberapa kali mengungkapkan keinginannya untuk beristirahat dari dunia kepelatihan setelah mengakhiri 10 tahun kebersamaannya bersama Manchester City.
 
Dalam konferensi pers terakhirnya sebagai pelatih City, Guardiola mengaku ingin mengambil jeda dari sepak bola.
 
"Saya tidak punya rencana melatih untuk sementara waktu. Saya perlu mengambil langkah mundur. Saya tidak akan melatih dalam beberapa waktu ke depan," kata Guardiola.
 
Ia juga mengaku ingin menikmati waktu bersama keluarga setelah lebih dari satu dekade menjalani tekanan tinggi sebagai pelatih.
 
"Masih banyak hal yang ingin saya lakukan. Ayah saya masih hidup. Saya ingin menghabiskan lebih banyak waktu bersamanya. Anak-anak saya juga. Ada banyak hal yang bisa saya lakukan sebagai manusia," imbuhnya.
 

Guardiola Masih Tertarik jadi Pelatih Tim Nasional


Dalam wawancara pada 2024, pelatih berusia 55 tahun itu mengaku tidak tertarik kembali melatih klub lain setelah meninggalkan Manchester City. Namun, ia menyebut pekerjaan sebagai pelatih tim nasional memiliki tantangan yang berbeda.
 
"Yang tidak akan saya lakukan adalah meninggalkan Manchester City, lalu melatih klub lain dengan pekerjaan yang sama. Mungkin jadi pelatih tim nasional, karena itu berbeda," ujar Guardiola.
 
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa pintu menuju sepak bola internasional masih terbuka bagi Guardiola, meski saat ini ia memilih menikmati masa istirahat.
 

Italia Cari Kandidat Lain


Setelah mendapat penolakan dari Guardiola, FIGC kini dikabarkan mulai mengalihkan perhatian kepada kandidat lain. Dua nama yang masuk dalam daftar adalah Roberto Mancini dan Andrea Pirlo. Mereka dinilai memiliki pengalaman dan pemahaman kuat untuk membangkitkan kejayaan sepak bola Italia.
 
Perombakan besar di tubuh FIGC sendiri dilakukan setelah Italia kembali gagal tampil di Piala Dunia 2026. Paolo Maldini dan Leonardo diberi mandat untuk membangun ulang proyek sepak bola nasional sekaligus mencari sosok yang tepat menggantikan pelatih Gennaro Gattuso.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(KAH)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan