Luis Suarez. (Foto: AFP/Alberto Valdes)
Luis Suarez. (Foto: AFP/Alberto Valdes)

Deretan Pemain yang Mendapat Sanksi Berat di Piala Dunia

Friko Simanjuntak • 19 Agustus 2022 11:17
Jakarta: Sepak bola bukan hanya soal menang dan kalah. Di balik rivalitas antar tim dan pemain, ada nilai-nilai sportivitas dan fair play yang harus dijunjung tinggi. Piala Dunia adalah panggung yang jadi sarana para pemain untuk mempertontonkan nilai-nilai di atas.
 
Dalam sejarah Piala Dunia, kita sudah melihat banyak pemain mempertontonkan semangat sportivitas dan fair play. Bagaimana seorang pemain saling berjabat tangan, bahkan berpelukan setelah peluit panjang dibunyikan, meski selama bertanding mereka kerap beradu fisik dan tak jarang beradu argumen.
 
Tapi, ada juga pemandangan di mana seorang pemain kehilangan kontrol diri yang kemudian menyebabkan terjadinya kericuhan dalam pertandingan. Atau ada juga pemain yang mencederai sportivitas dengan berpura-pura cedera atau dengan sengaja memperlambat permainan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Biasanya, para pemain yang indisipliner dan “curang” ini kerap mendapat sanksi dari wasit. Mulai dari kartu kuning yang berarti “peringatan” hingga kartu merah yang membuat mereka harus meninggalkan lapangan pertandingan.
 
Hukuman tersebut tentunya bergantung dari aksi atau tindakan yang dilakukan si pemain. Bahkan, ada juga pemain yang mendapat sanksi tambahan jika kesalahannya dianggap sangat fatal. Bisa berupa denda atau larangan bertanding.
 
Sepanjang sejarah Piala Dunia, ada empat pemain yang pernah mendapatkan sanksi sangat berat akibat tindakan yang mereka lakukan ketika tampil di Piala Dunia: 
 
Berikut 4 Pemain dengan Sanksi Terberat di Piala Dunia: 

4. Samir Shaker Mahmoud (Irak) -  Piala Dunia 1986

Samir Shaker Mahmoud adalah salah satu bek terbaik yang dimiliki Irak di era 80an. Tak ayal, ia jadi andalan Timnas Irak saat berpartisipasi di Piala Dunia 1986 di Meksiko. Sayangnya, ia justru menandai salah satu pencapaian terbesarnya sebagai pesepak bola dengan cara yang buruk. 
 
Samir Shaker kehilangan kontrol diri saat Irak berhadapan dengan Belgia pada laga kedua penyisihan grup. Shaker yang frustrasi dan marah karena Irak dipastikan tersingkir setelah kalah 1-2 dari Belgia melakukan hal bodoh, meludahi wasit Jesus Diaz asal Kolombia.
 
Akibat tindakannya, Samir Shaker harus menerima sanksi berat dari FIFA. Ia dilarang tampil di ajang internasional selama satu tahun. Sanksi ini tampaknya benar-benar menghancurkan imej Samir. Setelah terbebas dari sanksi, Samir Shaker tak pernah lagi dipanggil Timnas Irak hingga ia pensiun.

3. Ndaye Mulamba (Zaire) – Piala Dunia 1974

Ndaye Mulamba dan Timnas Zaire datang ke Piala Dunia 1974 di Jerman Barat dengan keyakinan diri tinggi, usai jadi juara di Piala Afrika beberapa bulan sebelumnya. Khusus bagi Mulamba, ia datang ke Piala Dunia dengan catatan 9 gol untuk Zaire di Piala Afrika –rekor yang hingga kini masih bertahan.
 
Akan tetapi, harapan Mulamba dan Zaire untuk bisa bersinar di Piala Dunia 1974 tak berjalan mulus. Pada pertandingan pertama pada babak grup, Zaire langsung dipaksa takluk oleh Skotlandia dengan skor 0-2.
 
 
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif