Melalui program ini, pemain yang menjalani pertandingan pertama sepanjang kariernya di Liga Champions akan mengenakan patch khusus berukuran kecil pada lengan jersey. Atribut tersebut menampilkan kata 'debut' yang disisipkan ke dalam logo Starball ikonik UEFA.
Ketentuan ini berlaku bagi pemain yang tampil sejak menit awal maupun yang masuk sebagai pemain pengganti. Sementara itu, pemain yang hanya berada di bangku cadangan belum berhak mengenakan patch tersebut hingga benar-benar tampil di lapangan.
“Memperpanjang kerja sama kami dengan Fanatics untuk kompetisi UEFA mencerminkan kuatnya kolaborasi serta komitmen bersama untuk menghadirkan produk terbaik bagi penggemar dan kolektor di seluruh dunia,” kata Ceferin, seperti dikutip dari The Athletic.
Patch Debut Jadi Koleksi Eksklusif Penggemar
Menariknya, setelah pertandingan berakhir, patch debut tersebut akan dilepas dari jersey pemain dan diserahkan kepada Topps, perusahaan kartu koleksi di bawah naungan Fanatics.
Baca Juga :
Sejarah dan Fakta Menarik Stadio Sinigaglia, Stadion Como yang Bisa Gelar Liga Champions
Atribut autentik tersebut kemudian dipasang pada kartu koleksi khusus yang ditandatangani langsung oleh sang pemain setelah melalui proses autentikasi resmi. Inovasi ini berpotensi meningkatkan nilai memorabilia sepak bola, mengikuti kesuksesan kartu debut pemain Major League Baseball (MLB), Paul Skenes, yang terjual seharga US$1,1 juta pada Maret 2025.
Program tersebut juga direncanakan merambah Liga Champions Wanita mulai musim 2027/2028.
Yan Diomande hingga Baleba Berpeluang Debut
Meski panggung Liga Champions selama ini didominasi pemain berpengalaman, sejumlah rekrutan anyar pada bursa transfer musim panas 2026 berpeluang besar mengenakan patch debut.
Beberapa nama yang berpotensi melakoni penampilan perdana di kompetisi ini antara lain bintang anyar Real Madrid yang direkrut dengan mahar €140 juta, Yan Diomande. Gelandang Manchester United, Carlos Baleba, serta dua rekrutan baru Liverpool, Jérémy Jacquet dan Víctor Muñoz.
Bersamaan dengan peluncuran program tersebut, UEFA dan Fanatics juga mengumumkan perpanjangan kerja sama hak pemasaran global selama enam tahun hingga 2033.
(Ahmad Raul)