Meski The Reds sedang berada dalam tren positif di kompetisi Eropa, Iraola menegaskan bahwa laga tandang kali ini tidak akan berjalan mudah. Namun bermodalkan tiga kemenangan dari tiga pertandingan sebelumnya, The Reds berambisi melanjutkan catatan sempurna sekaligus memperbesar peluang lolos ke fase berikutnya.
Andoni Iraola mengakui bahwa performa Liverpool di Liga Champions dan Carabao Cup sejauh musim ini lebih menjanjikan dibandingkan perjalanan mereka di Premier League. Namun, ia menilai masih terlalu dini untuk membuat perbandingan secara menyeluruh.
Menurut Iraola, pertandingan melawan Fenerbahce menjadi kesempatan penting bagi Liverpool untuk mengamankan tambahan tiga poin. Jika berhasil menang, koleksi poin mereka akan meningkat menjadi 12 dan semakin mendekatkan klub pada target lolos ke babak selanjutnya.
"Kami ingin melanjutkan tren positif yang sedang kami jalani di Liga Champions, dengan meraih tiga kemenangan dari tiga pertandingan dan mengumpulkan sembilan poin. Bagi kami, ini adalah kesempatan bagus untuk menambah koleksi poin menjadi 12, berusaha memastikan kelolosan, lalu mencoba finis di posisi delapan besar," ujar Iraola di laman resmi klub.
Atmosfer Kandang Fenerbahce jadi Ancaman
Meski Liverpool memiliki modal positif, Iraola tidak ingin para pemainnya meremehkan kekuatan Fenerbahce. Ia menyadari bahwa pertandingan tandang di Liga Champions selalu menghadirkan tantangan tersendiri, terlebih ketika harus bermain di hadapan pendukung tuan rumah yang dikenal memiliki atmosfer luar biasa.Iraola menilai Liverpool harus mempersiapkan mental sejak sebelum pertandingan dimulai. Menurutnya, mengawali laga dengan intensitas tinggi menjadi salah satu kunci untuk menghadapi tekanan dari Fenerbahce.
"Kami menyadari bahwa pertandingan tandang di Liga Champions selalu sulit, terlebih lagi ketika bermain di stadion ini dengan atmosfer yang luar biasa. Kami harus benar-benar siap secara mental untuk memulai pertandingan dengan kuat," jelasnya.
Lini Tengah Fenerbahce Jadi Perhatian Khusus
Salah satu aspek yang menjadi perhatian Andoni Iraola adalah kualitas lini tengah Fenerbahce. Ia menilai lawannya memiliki pemain-pemain dengan kemampuan teknik yang sangat baik serta pengalaman menghadapi pertandingan besar di kompetisi Eropa. Karena itu, Liverpool tidak boleh memberikan terlalu banyak ruang kepada para pemain tengah Fenerbahce untuk mengembangkan permainan. Iraola menegaskan bahwa pressing yang efektif akan menjadi elemen penting dalam strategi Liverpool.Dengan memberikan tekanan sejak awal, The Reds diharapkan mampu membatasi keleluasaan lawan dalam menguasai bola dan membangun serangan. Ia juga mengingatkan bahwa Fenerbahce memiliki sejumlah pemain berpengalaman yang memahami cara menghadapi pertandingan dengan tekanan tinggi.
"Jika kami membiarkan mereka terlalu leluasa menguasai bola atau tidak melakukan pressing dengan baik, kami akan kesulitan. Saya rasa kami harus melakukan pressing dengan baik, berusaha mengendalikan jalannya pertandingan, dan tidak membiarkan mereka mendapatkan kepercayaan diri," ungkapnya.
Puji Performa Liverpool Saat Kalah dari Arsenal
Selain membahas persiapan menghadapi Fenerbahce, Iraola turut menyinggung penampilan Liverpool dalam pertandingan sebelumnya melawan Arsenal. Meski Liverpool harus menerima kekalahan, ia mengaku melihat sejumlah perkembangan positif dari permainan tim.Bahkan, ada beberapa aspek yang membuatnya merasa puas dengan penampilan anak asuhnya. Namun, Iraola tidak menutup mata terhadap sejumlah kekurangan yang masih perlu diperbaiki, terutama dalam penyelesaian serangan di area kotak penalti.
Menurutnya, Liverpool harus lebih agresif dalam memanfaatkan peluang dan meningkatkan pergerakan pemain ketika memasuki area berbahaya. Ia secara khusus menyoroti bagaimana para pemain Liverpool masih perlu meningkatkan kualitas pergerakan di sekitar kotak penalti lawan.
"Memang sulit untuk merasa puas ketika kami mengalami kekalahan. Namun, sejujurnya, ada banyak hal dari pertandingan kemarin yang membuat saya senang. Saya menyukai banyak aspek dari permainan tim," kata Iraola.
Iraola menilai Liverpool sebenarnya sudah mampu menempatkan banyak pemain di area tersebut. Akan tetapi, pergerakan yang dilakukan belum cukup efektif untuk menciptakan peluang berbahaya.
"Menurut saya, kami harus lebih sering menyentuh bola di kotak penalti. Sering kali kami sudah menempatkan banyak pemain di area tersebut, tetapi tidak melakukan pergerakan yang tepat. Para pemain justru cenderung menunggu bola muntah atau bola kedua," pungkasnya.