Jelang pertandingan, pelatih Dortmund, Niko Kovac, memberikan perhatian khusus kepada kekuatan Villarreal. Menurutnya, keberhasilan tim asal Spanyol tersebut finis di posisi ketiga La Liga musim lalu menjadi bukti bahwa mereka bukan lawan sembarangan.
Kovac Puji Performa Villarreal
Villarreal berhasil menyelip di antara dominasi Barcelona, Real Madrid, dan Atletico Madrid pada musim lalu. Mereka mengakhiri kompetisi La Liga di peringkat ketiga sekaligus memastikan tiket ke Liga Champions.Kovac menilai pencapaian tersebut menunjukkan kualitas Villarreal yang sangat tinggi. Pelatih asal Kroasia tersebut juga menyadari bahwa Villarreal kini memiliki pelatih baru.
Meski demikian, Kovac melihat karakter permainan mereka tidak banyak berubah. Menurutnya, Villarreal tetap mengandalkan gaya bermain khas Spanyol dengan penguasaan bola serta kualitas teknik yang mumpuni.
"Mereka finis di peringkat tiga musim lalu dan bermain di Liga Champions untuk kedua kalinya secara beruntun. Biasanya, tiga tempat teratas di Spanyol sudah bisa dipastikan dan jika mereka mampu merusaknya, itu berarti mereka sangat kuat," tutur Kovac seperti dikutip dari situs resmi Dortmund.
"Mereka punya pelatih baru sekarang, tapi mereka terus mempertahankan gaya main khas Spanyol dengan penguasaan bola. Secara teknik mereka sangat kuat dan sangat presisi dalam mengeksekusi taktik mereka," ujar Kovac.
Dortmund Harus Putus Penguasaan Bola Villarreal
Salah satu perhatian utama Kovac adalah kemampuan Villarreal dalam mengontrol pertandingan melalui penguasaan bola. Ia menilai lawannya tersebut sangat jarang melakukan kesalahan ketika menguasai bola.Karena itu, Dortmund tidak ingin memberikan terlalu banyak ruang kepada Villarreal untuk mengembangkan permainan. Strategi Dortmund kemungkinan akan berfokus pada pressing dan perebutan bola secepat mungkin.
"Ketika mereka memegang bola, mereka sangat jarang melakukan kesalahan. Kami akan memastikan tidak membiarkan mereka terlalu lama memegang bola," kata Kovac.
Dengan bermain di kandang sendiri, Die Borussen tentu berharap dapat memaksimalkan atmosfer Signal Iduna Park untuk menekan Villarreal sejak awal pertandingan.
Penguasaan Bola Bisa Jadi Senjata Dortmund
Kovac juga melihat cara untuk mengalahkan Villarreal. Menurutnya, Dortmund harus mampu menguasai bola lebih lama agar lawannya tidak memiliki kesempatan untuk menjalankan pola permainan yang mereka inginkan."Ketika kami memegang bola, mereka tidak bisa memainkan sepak bola mereka dan harus lebih sering bertahan yang bisa menjadi senjata kami. Tapi ini akan jadi laga sulit," jelasnya.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Kovac tidak ingin Dortmund hanya bermain bertahan dan mengandalkan serangan balik. Dortmund justru perlu berani mengambil kendali permainan dan memaksa Villarreal bermain tanpa bola.