Pelatih berusia 63 tahun itu menyebut tiga poin adalah target utama, terlepas dari kualitas permainan tim di lapangan. Pernyataan tersebut disampaikan setelah El Real kalah 0-1 dari Real Betis di La Liga, meski tampil dominan secara statistik.
“Saya ingin menang. Saya bisa saja mengatakan bahwa saya ingin bermain bagus, tetapi saya tidak ingin bermain bagus seperti saat melawan Betis lalu kalah. Saya ingin menang,” kata Mourinho seperti dikutip dari laman resmi klub.
Pelatih yang dikenal dengan sebutan ‘The Special One’ itu menilai Madrid sebenarnya tampil baik saat menghadapi Real Betis. Namun, kegagalan memanfaatkan sejumlah peluang membuat mereka harus menerima kekalahan.
“Setelah menganalisis pertandingan yang kami mainkan, kami bermain bagus dan bermain seperti sebuah tim. Namun, peluang-peluang yang gagal kami manfaatkan merupakan sesuatu yang tidak normal,” jelasnya.
Los Blancos Krisis Lini Tengah
Dalam laga melawan Inter, Mourinho dihadapkan pada masalah kedalaman skuad di lini tengah. Tiga gelandang, Bernardo Silva, Arda Guler, dan Eduardo Camavinga, dipastikan absen karena menjalani sanksi akumulasi kartu merah dari Liga Champions musim lalu.
Situasi tersebut memunculkan spekulasi mengenai kemungkinan Trent dimainkan sebagai gelandang bertahan. Namun, Mourinho enggan mengungkapkan strategi yang akan diterapkannya.
“Trent bermain di lini tengah? Saya tidak akan membahasnya, maaf. Saya jujur kepada kalian dan tentu saja ketiga pemain ini tidak bermain karena mereka terkena skorsing,” tegasnya.
“Itu memang pertanyaan yang saya harapkan. Tetapi kami memiliki 3, 4, atau 5 opsi. Tetapi saya tidak akan memberi tahu kalian apa pun,” tutupnya.
(Ahmad Raul)