Akibatnya, pemain Madrid melontarkan protes kepada wasit yang mengaktifkan protokol anti rasisme dengan menghentikan pertandingan pada menit ke-52. Delapan menit kemudian, pertandingan baru bisa dilanjutkan setelah Vini setuju untuk terus bermain.
Baca juga: Mbappe Bela Vini, Tuntut Hukuman untuk Prestianni
Namun Prestianni membantah telah melakukan tindakan bernada rasisme kepada Vini. Pemain asal Argentina itu mengklaim Vini salah mendengar ucapannya dan ia kecewa karena para pemain Madrid melontarkan ancaman kepadanya."Saya ingin mengklarifikasi bahwa saya sama sekali tidak melontarkan hinaan rasial kepada pemain Vinicius Junior yang sayangnya salah menafsirkan apa yang menurutnya ia dengar," tulis Prestianni di Instagram pribadinya.
"Saya tidak pernah bersikap rasial terhadap siapa pun dan saya menyesali ancaman yang saya terima dari para pemain Real Madrid," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News