Pemain Real Madrid berdiskusi dengan pemain Benfica setelah insiden rasisme di lapangan (AFP/Filipe Amorim)
Pemain Real Madrid berdiskusi dengan pemain Benfica setelah insiden rasisme di lapangan (AFP/Filipe Amorim)

Real Madrid

Mbappe Bela Vini, Tuntut Hukuman untuk Prestianni

Gregorius Gelino • 18 Februari 2026 13:30
Ringkasnya gini..
  • Prestianni memanggil Vini dengan sebutan monyet setelah winger Madrid itu mencetak gol ke gawang Benfica.
  • Mbappe mengklaim Prestianni memanggil Vini dengan sebutan monyet hingga lima kali dan pemain Madrid serta Benfica mendengarnya.
  • Mbappe menuntut otoritas terkait untuk menjatuhkan hukuman bagi Prestianni dan melarangnya tampil lagi di Liga Champions.
Lisbon: Penyerang Real Madrid, Kylian Mbappe, mengecam perilaku rasis winger Benfica, Gianluca Prestianni, terhadap rekan setimnya, Vinicius Junior. Menurutnya, hal seperti itu tak pantas diperlihatkan di panggung sebesar Liga Champions.
 
Mbappe mengklaim Prestianni melontarkan hinaan bernada rasis kepada Vini setelah mencetak gol ke gawang Benfica. Mbappe bahkan mengklaim Prestianni memanggil Vini dengan sebutan monyet hingga lima kali dan beberapa pemain Madrid dan Benfica mendengarnya.
 
"Vinicius mencetak gol dan merayakannya dengan berdansa, penonton menyorakinya tapi itu adalah hal biasa. Kemudian ada momen bersitegang dengan pemain Benfica yang bisa terjadi juga karena ini adalah Liga Champions," kata Mbappe di laman resmi klub.

"Setelahnya, pemain Benfica nomor 25, saya tidak ingin menyebut namanya karena ia tak layak mendapatkannya, mulai menghinanya. Ini tidak bisa diterima tapi itu bisa terjadi, namun kemudian ia mengangkat bajunya untuk menutupi mulutnya yang menyebut Vini seperti monyet lima kali, saya mendengarnya," urainya.

Baca juga: Kemenangan Madrid Tercoreng Rasisme Pemain Benfica

"Para pemain Benfica juga mendengarnya dan setelah itu kalian bisa melihat apa yang terjadi. Saya sudah sering ke Portugal dan hal seperti ini tidak pernah terjadi, saya sangat menghormati Benfica dan pelatih mereka tapi pemain itu tidak layak bermain di Liga Champions lagi," ulasnya.
 
Mbappe pun meminta otoritas terkait seperti UEFA menjatuhkan hukuman kepada Prestianni. Ia meminta winger asal Argentina itu tidak lagi tampil di Liga Champions untuk menjadi contoh bagi orang banyak.
 
"Saya pikir kompetisi ini menginspirasi semua orang, terutama anak-anak. Jika kita membiarkan hal seperti ini terjadi, semua nilai dalam sepak bola tidak berarti lagi dan semua hal yang kita percaya tidak berarti lagi, kita harus melakukan sesuatu," tegasnya.
 
"Dia mengatakan hal itu sampai lima kali, saya mengatakan ini sejujur mungkin. Saya mengatakan apa yang saya dengar dan saya mendengarnya dengan sangat jelas, penting untuk menjelaskan hal ini dengan tenang agar lebih banyak orang yang memahami situasi ini," pungkasnya.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ASM)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan