Penghargaan tersebut diraih setelah Verdonk tampil penuh bersama Lille saat bertandang ke markas Bodo/Glimt di Stadion Aspmyra, Norwegia, Rabu (4/11) dini hari WIB.
Pemain berusia 29 tahun itu tampil solid di sisi kiri permainan selama 90 menit hingga dinobatkan sebagai Man of the Match.
Calvin Verdonk Mulai Dipercaya Pelatih Lille
Dalam laga tersebut, pelatih Lille, Davide Ancelotti, menempatkan Verdonk diposisi bek kiri. Ini menjadi kali kedua Verdonk bermain selama 90 menit di Liga Champions musim ini.
Sebelumnya, Verdonk juga tampil sebagai starter dan bermain penuh saat Lille menghadapi wakil Turki, Galatasaray.
Penghargaan Man of the Match ini menjadi pencapaian tersendiri bagi Verdonk. Hasil tersebut juga berpeluang meningkatkan kepercayaan pelatih terhadap dirinya untuk mendapatkan menit bermain reguler.
Verdonk Bangkit setelah Debut Pahit di Liga Champions
Perjalanan Verdonk di Liga Champions musim ini tidak berjalan mulus. Ia melakoni debut saat Lille bertandang ke markas Arsenal. Dalam pertandingan yang berakhir dengan kekalahan 0-3 tersebut, Verdonk masuk sebagai pemain pengganti dan tampil selama 13 menit.
Setelah debut tersebut, pemain berdarah keturunan Indonesia itu terus mendapat kesempatan bermain hingga akhirnya meraih penghargaan Man of the Match saat menghadapi Bodo/Glimt.
Sejauh musim ini, Verdonk telah mencatatkan sembilan penampilan bersama Lille di semua kompetisi, enam pertandingan di Liga Prancis dan tiga laga di Liga Champions.
(Ahmad Raul)