Mick Schumacher, Putra dari Legenda hidup F1 Michael Schumacher, kini akan berduet dengan pembalap Indonesia Sean Gelael di ajang Formula 2 (Foto: Daniel ROLAND / AFP)
Mick Schumacher, Putra dari Legenda hidup F1 Michael Schumacher, kini akan berduet dengan pembalap Indonesia Sean Gelael di ajang Formula 2 (Foto: Daniel ROLAND / AFP)

Mick Schumacher: Dibandingkan dengan Ayah, Tidak Masalah!

Olahraga Formula 2
Muhammad Al Hasan • 25 Maret 2019 16:05
Mick Schumacher akan memulai debut di ajang Formula 2 dan akan berduet dengan pembalap Indonesia, Sean Gelael di tim Prema. Selain itu, putra dari pembalap legendaris F1, Michael Schumacher itu juga direkrut akademi Ferrari.
 
Jakarta:
Mick Schumacher tengah meretas jalan untuk mengikuti jejak sang ayah, Michael Schumacher di panggung balap mobil dunia. Mick kini akan melakoni debutnya berkompetisi di pentas Formula 2.
 
Mick dipromosikan ke F2 setelah tampil sebagai juara dunia pada kompetisi Formula 3. Pembalap berusia 19 tahun tersebut direkrut salah satu tim kuat F2, Prema Racing, di mana ia akan berduet dengan pembalap Indonesia, Sean Gelael.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Berkompetisi di balapan yang berada satu tingkat di bawah F1, nama Mick mulai ramai dikaitkan dengan sang ayah. Lantas, bagaimana Mick menanggapi opini banyak kalangan yang mulai membandingkannya dengan sang ayah yang notabene legenda hidup di F1 dengan torehan tujuh trofi juara dunia?

Baca:Tunggal Putra Terbaik Korsel Terancam Absen di Olimpiade 2020


"Dibandingkan dengan Ayahku tidak pernah menjadi masalah bagiku. Sederhananya, bagi saya dibandingkan dengan pembalap terbaik dalam sejarah F1 adalah tujuan yang ingin Anda capai," ujar Mick seperti dilansir dari Crash.
 
"Memiliki dia sebagai idola saya, dan ayah saya, adalah sesuatu yang sangat istimewa. Saya merasa terhormat bisa dibandingkan dengannya, karena saya bisa belajar dan mencoba untuk meningkatkan performa," lanjutnya.
 
Peluang Mick untuk naik kelas ke ajang F1 terbilang cukup besar, kendati saat ini ia baru akan memulai kiprah di ajang F2. Hal ini dibuktikan dengan digaetnya Mick ke dalam Akademi Driver Ferarri beberapa waktu lalu.
 
Ia bahkan disebut-sebut sudah disiapkan Ferrari untuk mengisi satu kursi di tim Alfa Romeo, tim satelit Ferrari. Mick juga masuk dalam list pembalap yang dipertimbangkan jadi pembalap penguji Alfa Romeo di sesi tes F1 musim ini.

Baca juga:Viktor Axelsen Waspadai Tunggal Putra India


"Saya bisa belajar banyak dari Ferrari karena mereka punya segudang pengalaman. Saya ingin mencapai karier maksimal yang saya bisa. Kesan pertama saya (gabung Akademi Ferrari) sangat menyenangkan. Mereka menyambut hangat saya dalam keluarga, di mana Ferrari selalu menjadi bagian dari keluarga saya," lanjutnya.
 
Terkait peluangnya ke pentas F1, Mick enggan terlalu percaya diri. Meski impiannya memang tampil di F1, saat ini Mick menegaskan ingin fokus mencari ilmu dan pengalaman sebanyak-banyaknya di ajang F2.
 
"Saya 110 persen siap dan tidak ada tekanan sama sekali. Target saya tahun ini adalah belajar dan mendapatkan semua informasi yang berguna, serta bekerja sama dengan semua orang," tandasnya.
 
Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga
 
Video: Ketika Indra Sjafri Membantu Warga Hanoi

 

(ACF)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif