Verstappen menyatakan bahwa dirinya sudah tidak lagi menikmati regulasi kompetisi musim ini. Perubahan regulasi mesin yang akan diterapkan secara penuh pada 2026 menjadi titik balik utama bagi pembalap asal Belanda tersebut.
“Meninggalkan F1 di akhir musim? Itulah yang saya maksud. Saya sedang memikirkan segalanya di paddock ini,” ujar Verstappen saat diwawancarai oleh BBC.
Prioritas Keluarga dan Kebahagiaan Pribadi
"Secara pribadi saya bahagia, tapi Anda menjalani 24 balapan. Pada akhirnya Anda mulai berpikir, apakah ini sepadan? Atau saya lebih menikmati waktu di rumah bersama keluarga? Lebih sering bertemu teman ketika Anda sudah tidak menikmati olahraga ini?” lanjutnya.Ketidakpuasan Verstappen bukan sekadar persoalan hasil di lintasan. Meskipun ia tersingkir di babak Q2 dan gagal menembus posisi lima besar dalam tiga balapan beruntun, masalah utamanya terletak pada gairah membalap.
F1 Layaknya "Mario Kart"
Verstappen menyindir regulasi baru F1 layaknya permainan "Mario Kart" yang lebih mengedepankan aspek teknis mesin ketimbang kemampuan murni pembalap.“Masalahnya, ketika Anda finis di posisi itu dan tidak menikmati keseluruhan ‘formula’-nya, rasanya tidak natural sebagai pembalap. Ini benar-benar anti-driving. Itu bukan lagi hal yang ingin saya lakukan. Ini bukan soal uang. Ini selalu tentang passion saya,” tegas pembalap asal Belanda tersebut.
Menatap Masa Depan di Luar Formula 1
Melansir dari De Telegraaf, dalam beberapa pekan ke depan akan menjadi waktu krusial bagi masa depan Verstappen dan tim Red Bull. Pembalap yang mengoleksi 71 kemenangan ini dikabarkan serius untuk pensiun pada akhir musim 2026 jika situasi regulasi tidak kunjung membaik.
Pertimbangan ini juga jadi alasan Verstappen mulai mencicipi ajang balap lain, seperti GT3 yang saat ini menjadi fokusnya.
“Saya punya banyak proyek lain yang juga sangat saya minati, seperti balap GT3. Bukan hanya sebagai pembalap, tapi juga membangun timnya. Saya ingin mengembangkannya lebih jauh dalam beberapa tahun ke depan,” pungkasnya.
(Ahmad Raul)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News