Mobil Formula 1 Ferrari. (Foto: AFP/Paul Cork)
Mobil Formula 1 Ferrari. (Foto: AFP/Paul Cork)

FIA Mendadak Ubah Regulasi Teknis F1 Jelang GP Jepang

Adri Prima • 27 Maret 2026 23:27
Ringkasnya gini..
  • Federasi Otomotif Internasional mengubah regulasi teknis jelang GP Jepang dengan membatasi pengisian energi saat kualifikasi.
  • Penyesuaian dilakukan karena karakter Sirkuit Suzuka dinilai berisiko mengekspos kelemahan manajemen energi mobil F1 2026.
  • Charles Leclerc menilai perubahan positif namun tidak signifikan mengubah persaingan, hanya mengurangi strategi lift and coast.
Jakarta: Federasi Otomotif Internasional (FIA) melakukan perubahan regulasi teknis secara mendadak menjelang Formula 1 Grand Prix Jepang untuk merespons kekhawatiran terkait manajemen energi di Sirkuit Suzuka, akhir pekan ini.
 
Penyesuaian difokuskan pada sesi kualifikasi dengan mengurangi batas pengisian ulang energi dalam satu putaran. Langkah ini diambil guna menekan fenomena clipping berlebihan, sehingga pembalap tidak terlalu sering beralih ke mode pengisian baterai saat berakselerasi penuh.
 
Karakteristik Suzuka dinilai memiliki potensi masalah serupa dengan Sirkuit Albert Park di Melbourne yang menjadi seri pembuka musim. Kondisi tersebut berpotensi mengekspos keterbatasan sistem manajemen energi mobil Formula 1 musim 2026, yang sebelumnya tidak terlalu terlihat pada balapan di Shanghai.

Keputusan ini diambil setelah melalui diskusi dan simulasi antara FIA, tim, serta produsen unit daya hingga mencapai kesepakatan bersama.
 
"Menyusul diskusi antara FIA, tim-tim F1, dan produsen unit daya, penyesuaian kecil pada parameter manajemen energi untuk kualifikasi di GP Jepang telah disepakati dengan dukungan penuh dari semua pihak," tulis pernyataan resmi FIA seperti dikutip dari Crash.
 
FIA menyebut langkah tersebut bertujuan menjaga keseimbangan antara distribusi energi dan performa pembalap, sekaligus memastikan sesi kualifikasi tetap menjadi ajang penentuan performa murni.
 
Meski demikian, regulasi untuk balapan utama pada Minggu tidak mengalami perubahan. FIA juga akan melanjutkan pembahasan dalam jeda lima pekan menuju GP Miami, setelah pembatalan dua seri di Timur Tengah akibat konflik Iran.
 
Otoritas tersebut menegaskan penyesuaian ini merupakan bagian dari penyempurnaan regulasi baru Formula 1 2026.
 
Pembalap Ferrari, Charles Leclerc, menilai perubahan tersebut sebagai langkah positif meski tidak akan berdampak besar pada persaingan.
 
"Saya rasa ini tidak akan menjadi pengubah permainan. Saya pikir situasinya akan tetap mirip, kecuali bagi pembalap yang mungkin akan sedikit berkurang dalam melakukan 'lift and coast', yang menurut saya adalah hal bagus," ujar Leclerc.
 
Ia menambahkan masih diperlukan penyempurnaan agar pembalap dapat memaksimalkan performa saat kualifikasi.
 
"Untuk saat ini, dalam dua balapan pertama, ini lebih kepada mengelola segalanya dengan benar di kualifikasi, daripada dorongan gas penuh yang biasa kita lakukan di Q3 pada tahun-tahun sebelumnya. Jadi masih ada penyempurnaan yang harus dilakukan, tetapi saya rasa perubahan khusus ini tidak akan menjadi pengubah keadaan akhir pekan ini," pungkasnya.
 

 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(PRI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan