Pupuk Rasa Sabar
Meski menang dengan skor yang cukup meyakinkan, Fajar mengaku laga tersebut tetap berjalan ketat dan tidak berjalan semudah yang terlihat di papan skor. Hal itu disebabkan dirinya dan Fikri yang terburu-buru mencari poin."Alhamdulillah bersyukur diberikan kemenangan dan kelancaran di pertandingan hari ini. Meskipun skor jauh, jujur tidak mudah untuk kami menghadapi pasangan Korea. Beberapa kali bola yang harusnya bisa kami matikan, mereka masih bisa mengembalikan," ungkap Fajar seusai laga.
Fajar juga menambahkan bahwa kesiapan strategi dan kejelian membaca adaptasi angin di lapangan menjadi kunci utama dominasi mereka sepanjang pertandingan.
Baca juga: China Open 2026: Perjalanan Rachel/Febi Dihentikan Unggulan 8
"Kami sudah siap dengan strategi apa yang harus diterapkan. Kondisi lapangan yang kalah dan menang angin di setiap sisinya membuat mereka tampak tidak nyaman dalam bermain," jelasnya.Siap Ladani Tuan Rumah di Semifinal
Tantangan lebih berat sudah menanti Fajar/Fikri di partai empat besar. Mereka dijadwalkan bakal berhadapan dengan raksasa tuan rumah sekaligus ganda putra tangguh China, Liang Wei Keng/Wang Chang.Menatap laga panas besok, Muhammad Shohibul Fikri menegaskan readiness timnya. Fokus utama malam ini adalah menjaga kondisi fisik agar tampil dalam performa puncak.
"Besok sudah ditunggu Liang/Wang. Melawan tuan rumah tentu bukan hal yang mudah, apalagi mereka pasangan yang sangat baik," kata Fikri.
"Tapi kami sudah sering bertemu mereka, jadi sudah sama-sama tahu kelebihan dan kekurangannya. Kami sudah tahu strategi apa yang harus diterapkan. Yang pasti untuk besok harus siap, dan malam ini fokus recovery yang bagus dulu," pungkas Fikri.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda