Indonesia Open 2018 World Tour Super 1000

Menang Mudah di Babak Pertama, Gregoria Mariska Tantang Ratchanok Intanon

Krisna Octavianus 03 Juli 2018 15:07 WIB
bulu tangkisindonesia open
Menang Mudah di Babak Pertama, Gregoria Mariska Tantang Ratchanok Intanon
Gregoria Mariska Tunjung saat menghadiri konferensi pers usai laga memenangi babak pertama Indonesia Open 2018 World Tour Super 1000 (Foto: medcom.id/Krisna Octavianus)
Jakarta: Gregoria Mariska Tunjung berhasil melewati babak pertama Indonesia Open 2018 World Tour Super 1000 dengan mudah. Dia menang atas wakil Taiwan, Lee Chia Hsin dengan skor 21-13 dan 21-7 dalam waktu 26 menit.

Gregoria tampil kurang bagus sebenarnya di awal game pertama. Dia kesulitan mengembangkan permainan dan sempat kesulitan meladeni Lee. Faktor angin juga membuatnya tak tampil maksimal.

Namun, dia akhirnya bisa "mendapakan angin" dalam melawan Lee. Bola-bola Lee juga bisa diantisipasi dan akhirnya untuk menutup game pertama dengan skor 21-17.
 

Baca: Fitriani Kembali Dijungkalkan Ratchanok Intanon


Pada game kedua, pertandingan berjalan lebih mudah bagi Gregoria. Dia bisa mendikte permainan lawan dan akhirnya menang mudah dengan skor 21-7.


"Saya sebelum main sudah lihat video permainan dia (Lee) dan diskusi dengan pelatih bagaimana harus bermain. Mungkin masalahnya di game pertama kurang kontrol angin, saya juga buru-buru ingin menyelesaikan. Makanya agak seru tadi game pertama," ujar Gregoria kepada wartawan.

Pada laga selanjutnya, lawan berat sudah menanti Gregoria. Dia akan menghadapi Ratchanok Intanon yang tadi pagi mengalahkan wakil Indonesia, Fitriani.

"Persiapan khsusus sudah latihan. Pertama semangat enggak mau kalah di lapangan harus lebih ditingkatkan lagi. Karena enggak gampang mengalahkan Ratchanok. Jadi harus mau berusaha," sambungnya.

Berry/Hardianto Juga Melaju
Sementara itu, Berry Angriawan/Hardianto juga berhasil melaju ke babak selanjutnya setelah mengalahkan pasangan Tiongkok, Han Chengkai/Zhou Haodong dengan skor 20-22, 21-18, 21-18. Penampilan heroik pada game ketiga menjadi pembeda.

Berry/Hardi sempat tertinggal di game penentuan dalam kedudukan 8-12. Akan tetapi, pelan tapi pasti, Berry/Hardi terus menyusul hingga berhasil menyamakan kedudukan menjadi 16-16. Ini menjadi titik balik penampilan Berry/Hardi di game ketiga dan mereka langsung mengambil kendali permainan.

Keadaan sempat menegangkan saat kedua pasangan imbang di angka 18-18, namun dua angka krusial berhasil diamankan Berry/Hardi yang memang lebih berpengalaman.

"Saat ketinggalan itu, kami berusaha kembali lagi ke pola kami. Bagaimana caranya kembali ke posisi saya di depan dan Hardi di belakang, saya harus bisa mencari serangan untuk Hardi dan cara ini berhasil," beber Berry soal game ketiga.
 

Baca juga: Praveen/Melati Takluk di Tangan Ganda Hong Kong


"Di awal kami memang merasa kami kalah kuat, tapi di game kedua kami berusaha terus menekan, banyak bola-bola no lob," kata Hardi.

Ini merupakan kemenangan kedua atas Han/Zhou. Di turnamen Thailand Open 2017, Berry/Hardi juga menang dengan skor 21-18, 24-22.

"Waktu di Thailand Open 2017, kami juga sempat ketinggalan di game pertama. Tapi kemudian kami lebih enjoy mainnya. Pasangan Tiongkok ini memang ada kemajuan," tambah Hardi.

Di babak kedua, Berry/Hardi akan bertemu dengan Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen, unggulan kedelapan asal Denmark. Skor pertemuan sementara 0-1, pasangan Denmark unggul. Di turnamen Denmark Open 2017, Astrup/Rasmussen menang straight game dengan skor 21-8, 23-21 atas Berry/Hardi.

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: ?Belanja Sebelum Nonton Pertandingan di Fan Fest Luzhniki, #SalamdariRusia





(ACF)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id