Buah Analisis Lawan
Sejak awal laga, Fajar/Fikri tampil memegang kendali permainan. Fajar mengungkapkan bahwa kunci keberhasilan mereka tak lepas dari persiapan matang dalam mempelajari peta kekuatan lawan."Dari segi teknik mungkin sedikitnya kami sudah memahami karakter lawan. Mereka bertemu Sabar/Reza di Thomas Cup dan kami terus mempelajari itu," kata Fajar.
Selain analisis video, kedekatan saat sesi latihan juga menjadi keuntungan tersendiri bagi wakil Indonesia. Pasangan Prancis tersebut sempat menjajal fasilitas pelatnas PBSI beberapa waktu lalu.
Baca juga: Kejuaraan Dunia BWF 2026: Unggul Duluan, Rehan/Gloria Dijegal Wakil Taiwan
"Mereka pernah berlatih di pelatnas selama dua minggu, jadi setidaknya kami sudah mengetahui gerakan, penempatan bola, dan kebiasaan lainnya. Kami selalu mewaspadai itu semua," lanjut Fajar. Ia menambahkan bahwa fokus utama mereka adalah meredam pola agresif lawan sembari beradaptasi dengan kendala teknis di lapangan seperti arah angin.Mengelola Tekanan dan Menikmati Momen
Berbekal modal positif usai menjuarai Jepang Open dan China Open, Fajar berharap rentetan hasil manis tersebut tidak menjadi beban berlebih, melainkan amunisi kepercayaan diri di panggung Kejuaraan Dunia.Bagi Fikri, pengalaman perdana tampil di Kejuaraan Dunia bersama Fajar disikapi dengan fokus ekstra tanpa mengurangi rasa menikmati pertandingan.
"Tidak ada yang diobrolkan secara lebih spesifik, hanya memang dari kemarin saat latihan, terutama saya mencoba lebih fokus. Karena ini adalah major event, apapun bisa terjadi. Kami mau menikmati setiap momennya," tutur Fikri.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda