Herry IP saat memberikan saran kepada Marcus/Kevin di ajang Asian Games 2018 (Foto: ANTARA FOTO - INASGOG - Hadi Abdullah)
Herry IP saat memberikan saran kepada Marcus/Kevin di ajang Asian Games 2018 (Foto: ANTARA FOTO - INASGOG - Hadi Abdullah)

Penjelasan Pelatih Soal Penurunan Performa Marcus/Kevin

Olahraga bulu tangkis
Muhammad Al Hasan • 17 April 2019 19:08
Pelatih kepala Ganda Putra Herry IP menilai, kegagalan Marcus/Kevin di beberapa turnamen terakhir bisa jadi karena mereka sedang jenuh dan mulai kehilangan motivasi.
 
Jakarta:
Duet Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon menunjukkan penurunan performa. Hal itu bisa dilihat dari kegagalan mereka meraih gelar di beberapa turnamen terakhir.
 
Kegagalan di babak pertama All England, Maret lalu ternyata berlanjut di turnamen-turnamen berikutnya. Di pentas Malaysia Open, Marcus/Kevin tersingkir di perempat final. Teranyar, pasangan terbaik dunia ini juga tak mampu berbicara banyak di pentas Singapura Open. Duo Minions dipaksa takluk oleh pasangan Jepang Takeshi Kamura/Keigo Sonoda di semifinal.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Hal ini tentu menimbulkan tanda tanya besar tentang apa yang terjadi terhadap Marcus/Kevin. Apalagi, mereka adalah andalan utama Indonesia untuk meraih gelar juara di berbagai ajang bulu tangkis.

Baca:Pebulutangkis Pelatnas Pulang Kampung Demi Ikut Pencoblosan


Pelatih kepala ganda putra nasional Indonesia Putra Herry Iman Pierngadi, tak menampik apabila anak asuhnya itu memang menunjukkan performa yang menurun. Meski begitu, ia coba mengambil sisi positif dari hasil tersebut.
 
"Memang kalau dilihat The Minions itu ada sedikit penurunan. Tapi saya belum ngobrol secara individu ke mereka apakah penurunan ini karena mereka jenuh? apakah tantangannya sudah tidak ada? Tapi selama ini mereka, saya sih berpikir positifnya," kata Herry kepada wartawan, Selasa, 16 April 2019.
 
"Pemain itu kalau menang-menang terus itu pemain bahkan pelatihnya bisa lengah. Amannya tapi jangan terlalu sering kalah juga lah, kalau sampai 4-5 turnamen kalah itu mah sudah lampu merah," lanjut dia.
 
"Kita jangan hanya lihat hasil, persiapanya itu bagaimana. Seperti All England kemarin kan enggak cukup latihannya. Saat Marcus/Kevin kalah, ya saya sudah pikir wajar. Kalahnya juga enggak sembarangan, lawan Liu Cheng/Zhang Nan," lanjutnya.
 
"Menang kalah itu memang ada. Lawan kan ada cocok-cocokan. Seperti di tunggal putra, Cheng Long dan Ginting presentase menangnya bagaimana. Tapi kalau kalah sama yang di bawah-bawah itu enggak boleh," pungkas dia.

Baca juga:Kembali Dipasangkan, Rizki/Della Belum Tentu Ikut Olimpiade


Herry menyebut untuk itu ia mungkin menargetkan The Minions untuk menyabet gelar di kejuaraan dunia dan Olimpiade TOkyo 2020. Ia berharap kekalahan di turnamen sebelumnya bisa menjadi pemecut mereka juara di sana.
 
"Marcus/Kevin ini kan sampai sekarang belum dapat Kejuaraan Dunia dan Olimpiade, ya targetnya jadi di situ. Karena saya lihat netizen enggak bisa lihat kalau Marcus/Kevin kalah, karena sudah biasa lihat mereka menang," kata Herry.
 
"Jadi kekalahan mereka berdua ini di satu sisi ada positifnya juga. Kalau juara terus saya khawatir di Olimpiadenya. Tapi kalau kalah terus yang memang enggak bagus juga. Jadi kita harus mengatur kapan saat menang, dan juaranya di mana. Karena level mereka sudah cukup tinggi, musuh mempelajari mereka," pungkas dia.
 
Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga
 
Video:?Petuah Van Gaal untuk Masa Depan Kapten Ajax


 

(ACF)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:25
  • SUBUH04:35
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif