Pebulu tangkis ganda putri Indonesia, Rizki Amelia Pradipta (kiri) dan Della Destiara Haris (kanan). (humas PBSI)
Pebulu tangkis ganda putri Indonesia, Rizki Amelia Pradipta (kiri) dan Della Destiara Haris (kanan). (humas PBSI)

Kembali Dipasangkan, Rizki/Della Belum Tentu Ikut Olimpiade

Olahraga bulu tangkis
Kautsar Halim • 15 April 2019 17:33
Rizki Amelia Pradipta/Della Destiara Harissempat diproyeksikan untuk menemani Greysia Polii/Apriyani Rahayu di ajang Olimpiade 2020. Tapi, pencapainnya malah kurang konsisten dalam beberapa bulan belakang ini.
 
Jakarta:
Teka-teki ganda putri kedua Indonesia jelang Olimpiade Tokyo 2020 masih belum terjawab. Kendati demikian, Greysia Polii/Apriyani Rahayu hampir pasti menjadi ganda putri utama karena peringkat dunianya cukup stabil di lima besar.
 
Rizki Amelia Pradipta/Della Destiara Haris sempat menjadi kandidat terkuat yang mengisi slot kedua ganda putri Indonesia. Namun karena penampilannya yang kurang konsisten, mereka terpaksa dipisahkan.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara ini, Rizki sedang dipasangkan dengan Ni Ketut Mahadewi Istarani dan Della dengan Tania Oktaviani Kusumah atau pernah pula dengan Virni Putri. Eng mengatakan, itu dilakukan sebagai proses seleksi.
 
"Untuk ke Olimpiade, terus terang, saya baru punya satu gambaran, yaitu Greysia/Apriyani. Lainnya, jujur, belum ada kepastian. Kemungkinan Rizki/Della dipasangkan lagi juga baru ditentukan setelah Piala Sudirman," kata Eng dalam rilis Humas PBSI, Senin 15 April.

Klik:Indonesia Rebut Tiga Gelar di Vietnam Internasional Challenge 2019


Meski begitu, nama Rizki dan Della tercatat bakal tampil berpasangan di kejuaraan Badminton Asia Championships 2019 (BAC) yang bakal dimainkan di Wuhan, Tiongkok pada pekan depan. Kemudian, mereka juga ikut bertanding di New Zealand Open 2019.
 
"Mereka dipasangkan lagi di BAC karena ranking. Lalu, tampil di New Zealand Open karena masih terhitung untuk memperbaiki ranking poin dan sekalian juga untuk memberi ujian serta evaluasi sebelum kami mengambil keputusan," tutur Eng menjelaskan alasan dipasangkan kembalinya Della/Rizki.

Klik:Anthony Ginting Takluk dari Unggulan Pertama di Final Singapura Open


Rizki/Ketut dan Della/Tania baru saja mengikuti empat turnamen berturut-turut di Tong Yun Kai Cup, India Open, Malaysia Open dan Singapore Open 2019. Pekan depan, Rizki bersama Della sudah akan kembali bertarung di BAC dan New Zealand Open 2019. Menurut Eng, jadwal padat itu wajar terjadi demi mendapat pilihan yang tepat.
 
"Memang capek. Semua juga capek, apalagi buat Rizki/Ketut yang saya tuntut menunjukkan performa. Kami sudah komitmen dari awal dan ada konsekuensinya," ujar Eng yang tampak militan memberi pelatihan kepada anak-anak asuhnya.
 
"Kalau mereka berpikir mengejar prestasi, seharusnya tidak perlu jenuh," tambahnya.
 
Saat ini, Rizki/Della sedang berada di peringkat 16 dunia. Mereka wajib naik ke delapan besar apabila ingin menemani Greysia/Apriyani tampil di Olimpiade 2020. Jika gagal terjadi, artinya sektor ganda putri gagal hanya bisa mengirim satu wakil.
 
Perhitungan poin menuju Olimpiade Tokyo 2020 akan dimulai sejak ajang New Zealand 2019 hingga turnamen Badminton Asia Championships 2020. Masing-masing negara hanya boleh mengirim dua wakil dari tiap nomor pertandingan.

 

(KAU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif