Tak Mau Ambil Risiko
Pelatih Antonius Budi Ariantho akhirnya harus mengambil keputusan sulit demi kebaikan pasangan muda ini. Anton tak mau masa depan Raymond terancam jika dipaksakan mengikuti Singapore Open 2026 ketika kondisinya belum pulih.Baca juga: Malaysia Masters 2026: Pola Terbaca, Langkah Jojo Terhenti di 8 Besar
"Satu minggu terakhir Raymond mengeluhkan kondisi lutut belakang sebelah kiri yang tidak enak. Sudah coba diterapi dan disesuaikan pola latihannya tapi kemarin di pemeriksaan terakhir jelang berangkat kondisinya masih ada rasa tidak nyaman," ungkap Anton."Daripada dipaksakan berangkat, saya memutuskan untuk menarik mundur Raymond/Joaquin dari Singapore Open 2026. Sebenarnya masih bisa main tapi pasti tidak maksimal karena ada pergerakan tertentu kurang lepas, ada yang ganjal," lanjutnya.
Berharap Sembuh Sebelum Indonesia Open
Anton berharap, Raymond/Joaquin bisa kembali saat tur BWF sampai di Jakarta pekan depan atau di turnamen Indonesia Open 2026. "Semoga dengan waktu yang tersisa, pemulihan dan persiapan saya rasa bisa lebih baik di Indonesia Open nanti," harap Anton.Dengan demikian, kekuatan ganda putra Merah-Putih di Singapore Open 2026 akan bertumpu kepada Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dan Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News