Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata (dok. PBSI)
Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata (dok. PBSI)

Kejuaraan Dunia BWF

Kejuaraan Dunia BWF 2026: Marwan/Aisyah Petik Pelajaran Berharga dari Unggulan 3

Gregorius Gelino • 20 Agustus 2026 05:35
Ringkasnya gini..
  • Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata kalah dari pasangan Denmark, Mathias Christiansen/Alexandra Boje, dengan skor 21-19, 9-21, 10-21.
  • Sempat memimpin di gim pertama, Marwan/Aisyah kesulitan keluar dari tekanan setelah lawan mengubah pola permainan pada servis dan terima servis di gim kedua dan ketiga.
  • Meski gugur, Marwan/Aisyah bersyukur atas peningkatan performa mereka dan menjadikan laga ini sebagai pelajaran berharga untuk menghadapi turnamen berikutnya.
New Delhi: Perjalanan Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata di Kejuaraan Dunia BWF 2026 dihentikan wakil Denmark, Mathias Christiansen/Alexandra Boje, pada babak 32 besar. Marwan/Aisyah kalah rubber game dari Mathias/Alexandra dengan skor 21-19, 9-21, dan 10-21.

Perubahan Pola Permainan Lawan Jadi Penentu

Marwan menjelaskan bahwa strategi merebut game pertama berjalan sesuai rencana karena lawan belum menemukan ritme permainan terbaiknya.
 
"Di game pertama lawan masih belum menemukan cara main yang pas, kami memanfaatkan dengan adu panjang dan memaksa mereka mengangkat bola," kata Marwan.
 
Namun, memasuki game kedua dan ketiga, Mathias/Alexandra mengubah skema permainan secara drastis, terutama pada area servis dan penerimaan servis yang menjadi titik balik laga.

"Mereka punya kekuatan di hal itu, sangat bagus, sangat menyulitkan. Kami terus terkurung dan tidak bisa lepas dari tekanan," lanjutnya.

Baca juga: Kejuaraan Dunia BWF 2026: Alwi Tanpa Hambatan ke 16 Besar

Modal Berharga dan Bahan Evaluasi

Meski harus angkat koper lebih awal, Marwan/Aisyah tetap memetik sisi positif dari laga ini. Bagi Marwan, penampilan di Kejuaraan Dunia BWF 2026 menunjukkan grafik peningkatan pasca-dinamika yang ia jalani dalam beberapa bulan terakhir.
 
"Walau kalah tapi kami tetap bersyukur dengan penampilan selama di Kejuaraan Dunia ini. Kami merasa penampilan kami sudah membaik dari sebelumnya. Ini jadi modal untuk lebih baik setelah apa yang saya alami setengah tahun ke belakang," papar Marwan.
 
Senada dengan sang partner, Aisyah menjadikan kekalahan ini sebagai bahan evaluasi penting untuk menghadapi turnamen-turnamen berikutnya.
 
"Kami mendapat pengalaman yang baik, kami harus belajar dari mereka bagaimana cara perubahan pola dan mengimbanginya," pungkas Aisyah.

 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(KAH)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan