Sejak awal pertandingan, Alwi langsung memegang kendali permainan dan tidak membiarkan lawannya berkembang. Strategi matang serta fisik yang prima menjadi kunci utama dominasi Alwi di lapangan.
Adaptasi Gaya Main Eropa
Menghadapi wakil Eropa memberikan tantangan tersendiri bagi Alwi. Ia mengakui terdapat perbedaan karakter dan pola permainan yang cukup kentara dibandingkan dengan pebulu tangkis asal Asia yang kerap ia temui."Tadi memang melawan pemain dari Eropa, polanya sedikit berbeda daripada pemain Asia yang seperti biasa. Cukup tricky, tapi saya sudah mempersiapkan karena kemarin ada waktu istirahat sehari juga jadi badannya bisa recovery dengan baik. Alhamdulillah bisa mengatasi semuanya dan bersiap maksimal untuk besok yang akan lebih ketat," ungkap Alwi seusai laga.
Pantang Anggap Remeh
Baca juga: Kejuaraan Dunia BWF 2026: Sabar/Reza Susah Payah ke 16 Besar
Kendati berhasil menang dua game langsung dengan skor meyakinkan, Alwi enggan jemawa. Bagi juara dunia junior 2023 tersebut, setiap babak di turnamen bergengsi ini adalah ujian berat yang menuntut fokus penuh."Saya tidak menganggap dua pertandingan ini sebagai pemanasan, bagi saya setiap pertandingan adalah ujian dan bagaimana saya meresponnya. Tidak ada yang gampang main di Kejuaraan Dunia, apalagi semua orang ingin mencapai hasil yang terbaik," tegasnya.
Alwi menekankan bahwa mentalitas dan kepasrahan usai berusaha maksimal menjadi pegangannya selama berlaga. "Saya pun melakukan yang terbaik, lalu saya serahkan hasilnya kepada Tuhan," pungkas Alwi.
Dengan performa yang makin menanjak, perjuangan Alwi Farhan di babak 16 besar Kejuaraan Dunia BWF 2026 sangat dinantikan oleh publik bulu tangkis Tanah Air.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda