Lane/Vendy Lebih Disiplin
Usai pertandingan, Sabar mengakui keunggulan lawan yang tampil sangat dominan dan minim kesalahan. Ben/Sean dinilai sukses memegang kendali permainan sejak awal laga, terutama dalam permainan bola-bola depan."Hari ini mereka jauh lebih safe mainnya, jauh lebih memegang kendali pertandingan. Mereka juga tadi depannya lebih cepat menurunkan bola daripada kami. Dengan kondisi lapangan yang berangin, mereka bagus dalam mengontrol laju shuttlecock saat menang angin atau kalah angin," ujar Sabar.
Penyesuaian terhadap lapangan berangin menjadi faktor pembeda yang cukup krusial pada laga kali ini. Ben/Sean terbukti lebih adaptif dalam membaca arah angin dan mengendalikan shuttlecock.
Misi Memecahkan Teka-Teki Gaya Main Wakil Inggris
Tak hanya masalah kendali angin, Moh Reza Pahlevi Isfahani juga mengungkapkan bahwa gaya permainan Ben/Sean terbilang unik dan berbeda dari ganda putra dunia lainnya. Hingga saat ini, mereka masih terus mencari pola racikan strategi yang pas untuk membongkar pertahanan ganda Inggris tersebut.Baca juga: China Open 2026: Ana/Trias Kalah Lewat Drama Rubber Game dari Unggulan 6
"Kami belum menemukan pola main yang cocok untuk melawan mereka. Mereka itu mainnya safe dan saya merasa berbeda dari pemain-pemain yang lainnya. Tapi kami nanti akan coba terus," ungkap Reza.Bertekad Bangkit di Turnamen Berikutnya
Meski merasa penasaran karena belum mampu memetik satu kemenangan pun dalam lima pertemuan melawan Ben/Sean, Sabar/Reza menegaskan tidak akan patah semangat. Evaluasi besar-besaran akan langsung dilakukan guna menatap turnamen-turnamen mendatang."Sangat penasaran karena belum bisa menang dari mereka di lima pertemuan ini. Kami akan coba lagi ke depannya," tegas Sabar.
Kekalahan ini menjadi bahan evaluasi berharga bagi Sabar/Reza untuk terus mempertajam variasi serangan dan memperkuat pertahanan demi bisa bersaing di level tertinggi ganda putra dunia.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda