Pada hari pertama, total 11 negara kontestan mengikuti babak kualifikasi. Negara-negara tersebut antara lain Indonesia, Malaysia, China, Australia, Denmark, India, Skotlandia, Jepang, dan Prancis.
Jika dilihat dari daftar pertandingan, Indonesia penyumbang atlet terbanyak untuk mengikuti kejuaraan tahun ini. Tak heran ajang ini sebagai saran unjuk kemampuan para atlet muda untuk mengasah kemampuan mereka dalam turnamen tingkat dunia.
Pada ajang ini juga terdapat beberapa eksperimen pasangan ganda campuran. Salah satunya, duet Ryan Agung Saputra dengan Greysia Polii. Ryan biasanya bertanding dalam nomor ganda putra bersama Berry Angriawan. Sedangkan, Greysia merupakan unggulan di ganda putri bersama Nitya Krishinda Maheswari.
Percobaan ganda campuran ini belum membuahkan hasil. Duet baru itu ditundukkan rekan mereka di Pelatnas, pasangan Ardiansyah/Devi Tika Permatasari dengan skor 17-21, 17-21.
Greysia menuturkan, tidak kecewa dengan hasil tersebut. Menurutnya, prioritas utama pada BIO 2016 adalah ganda putri.
“Prioritas saya tetap di nomor ganda putri. Apalagi, menjelang olimpiade. Lawan kami tadi bagus, mereka adalah pasangan yang sering juara Sirkuit Nasional (sirnas),” kata Greysia, di Istora Senayan, Jakarta, Senin, 30 Mei 2016.
Greysia menambahkan, “Ke depannya belum tahu apakah akan berpasangan lagi dengan Ryan. Kalau diminta berpasangan lagi, saya siap demi Indonesia.”
Hal lain yang cukup menarik pada penyelenggaraan BIO 2016 yaitu antusiasme masyarakat. Meski belum memasuki babak utama, penonton sudah memadati Istora Senayan untuk memeriahkan dan mendukung atlet Indonesia.

Para supporter membubuhkan tanda tangan dan kalimat penyemangat (Foto:Metrotvnews.com/Anggitondi Martaon)
Pantauan Metrotvnews.com, suasana riuh penonton untuk mendukung atlet Indonesia terdengar sejak pertandingan dimulai. Para supporter datang dengan beraneka ragam atribut dan kostum unik yang menarik perhatian.
Terlihat juga ada yang membawa genderang kecil untuk semakin memeriahkan semangat #EaaforIndonesia. Mereka tak henti-hentinya menyanyikan berbagai yel-yel untuk membakar semangat para atlit yang bertanding.
Tak hanya di dalam stadion, kemeriahan BIO Superseries Premier 2016 juga terlihat di luar. Terbukti, banyak pengunjung yang singgah hanya untuk berfoto dan melihat berbagai pernak-pernik BIO 2016.
Selain itu, papan putih berukuran besar yang berada di samping pintu utama sudah dipenuhi oleh tanda tangan pengunjung yang hadir. Tak henti-hentinya para pengunjung singgah untuk menuliskan kalimat penyemangat dan harapan terhadap BIO 2016.
BCA Indonesia Open Superseries Premier 2016 akan digelar pada 30 Mei hingga 5 Juni 2016. Turnamen ini diikuti 24 negara, dan bakal dihadiri 322 atlet kelas dunia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News