Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri (dok. PBSI)
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri (dok. PBSI)

China Open

China Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Final Usai Lalui Drama Rubber Game

Gregorius Gelino • 25 Juli 2026 21:32
Ringkasnya gini..
  • Fajar/Fikri mengamankan tiket final China Open 2026 setelah membungkam wakil tuan rumah, Liang Wei Keng/Wang Chang.
  • Fajar/Fikri berhasil bangkit di poin-poin kritis berkat modal mental pantang menyerah serta rasa saling percaya yang kuat di antara keduanya.
  • Kemenangan ini menjadi pencapaian manis bagi Fajar/Fikri karena berhasil menembus babak final secara beruntun dalam kurun waktu dua minggu terakhir.
Changzhou: Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri menembus final China Open 2026 usai menyingkirkan wakil tuan rumah, Liang Wei Keng/Wanv Chang. Fajar/Fikri menang rubber game dengan skor 21-19, 14-21, dan 21-19.

Ketegangan Game Ketiga

Laga semifinal ini berjalan sangat ketat. Usai mengamankan game pertama dan tertekan di game kedua, Fajar/Fikri sebenarnya sempat unggul lumayan jauh 13-8 setelah interval game ketiga.
 
Namun, perubahan kondisi lapangan sempat membuat momentum berbalik ke arah lawan. Fajar Alfian mengungkapkan betapa beratnya tekanan yang mereka hadapi di poin-poin krusial tersebut.
 
"Di game ketiga setelah interval kami sudah unggul 13-8, tapi karena posisi lapangannya kalah angin jadi kami merasakan tekanan yang sangat berat. Mau defense atau melakukan serangan berat banget. Akhirnya mereka bisa bangkit dan mengejar," ujar Fajar.

Meski pasangan Tiongkok berhasil menipiskan jarak, keuletan dan mental pantang menyerah menjadi penentu kemenangan ganda putra Indonesia ini.
 
"Setelah poin mepet, kami coba tidak mau kalah. Kami terus berusaha, satu demi satu dan bisa," tambah Fajar.

Baca juga: China Open 2026: Performa Ciamik Fajar/Fikri Berbuah Tiket Semifinal

Rasa Saling Percaya Jadi Rahasia Back-to-Back Final

Kemenangan ini terasa kian manis karena menjadi final kedua berturut-turut bagi Fajar/Fikri dalam dua minggu terakhir. Menurut Fajar, kunci konsistensi performa mereka di lapangan adalah komunikasi dan rasa saling percaya yang kuat.
 
"Kembali ke final China Open dan final kedua selama dua minggu berturut-turut ini berkat saling percaya. Saya percaya Fikri, begitu pun sebaliknya. Kami juga selalu percaya dengan semua yang ada di dalam tim," ungkap Fajar penuh rasa syukur.

Fikri Soroti Fighting Spirit Tuan Rumah

Di sisi lain, Muhammad Shohibul Fikri mengakui bahwa bentrokan kali ini terasa sangat berbeda dibandingkan pertemuan terakhir mereka di Singapore Open 2026. 
 
Bermain di kandang sendiri membuat Liang/Wang tampil jauh lebih agresif. Fikri juga menyoroti penampilannya yang sempat diwarnai beberapa kesalahan sendiri, namun bersyukur bisa cepat bangkit saat memasuki clutch time.
 
"Berbeda jauh dengan pertemuan terakhir di Singapore Open lalu. Di sini, di depan publik sendiri mereka punya fighting spirit yang luar biasa. Ketinggalan berapa pun mereka selalu berusaha," tutur Fikri.
 
"Tadi juga saya sendiri banyak melakukan kesalahan sehingga momentum berpindah ke mereka, tapi alhamdulillah di poin-poin kritis kami bisa unggul," tutup Fikri.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(KAH)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan