medcom.id: Soeharto naik sebagai pejabat presiden pada 12 Maret 1967. Itulah awal langkah Soeharto menduduki kursi orang nomor satu di Indonesia sampai 32 tahun.
Masa kepresidenan sementara Soeharto ini berlangsung sejak 12 Maret 1967 sampai 27 Maret 1968. Sebelumnya, Februari 1967, Soekarno memberikan surat kepada Soeharto yang isinya menyatakan dia bersedia menyerahkan jalannya pemerintahan kepada Soeharto, namun ia masih ingin melanjutkan perannya sebagai kepala negara. Suharto menolaknya, seiring dengan pengesahan resolusi DPR untuk menggelar Sidang Istimewa MPRS.
Pada 20 Februari 1967, Soekarno melepas kekuasaan eksekutif dan menyerahkan kepada Soeharto, namun ia masih bertahan sebagai presiden. DPR tetap menggelar SI MPRS untuk mengevaluasi Soekarno, dan melihat apakah Soekarno terlibat G30S PKI atau tidak. Agenda tambahannya adalah pemilihan Soeharto sebagai pejabat presiden.
Sidang Istimewa dimulai 7 Maret 1967, Soeharto menyampaikan pidato yang membebaskan Soekarno dari tuduhan keterlibatannya dalam G30S PKI. Kemudian, pembahasan berlanjut ke soal kepresidenan. Karena alot, sidang yang seharusnya berakhir 11 Maret 1967, akhirnya diundur hingga 12 Maret 1967. MPRS akhirnya setuju mencabut mandat dari Soekarno, dan mengangkat Soeharto sebagai pejabat sementara presiden.(wikipedia)
medcom.id: Soeharto naik sebagai pejabat presiden pada 12 Maret 1967. Itulah awal langkah Soeharto menduduki kursi orang nomor satu di Indonesia sampai 32 tahun.
Masa kepresidenan sementara Soeharto ini berlangsung sejak 12 Maret 1967 sampai 27 Maret 1968. Sebelumnya, Februari 1967, Soekarno memberikan surat kepada Soeharto yang isinya menyatakan dia bersedia menyerahkan jalannya pemerintahan kepada Soeharto, namun ia masih ingin melanjutkan perannya sebagai kepala negara. Suharto menolaknya, seiring dengan pengesahan resolusi DPR untuk menggelar Sidang Istimewa MPRS.
Pada 20 Februari 1967, Soekarno melepas kekuasaan eksekutif dan menyerahkan kepada Soeharto, namun ia masih bertahan sebagai presiden. DPR tetap menggelar SI MPRS untuk mengevaluasi Soekarno, dan melihat apakah Soekarno terlibat G30S PKI atau tidak. Agenda tambahannya adalah pemilihan Soeharto sebagai pejabat presiden.
Sidang Istimewa dimulai 7 Maret 1967, Soeharto menyampaikan pidato yang membebaskan Soekarno dari tuduhan keterlibatannya dalam G30S PKI. Kemudian, pembahasan berlanjut ke soal kepresidenan. Karena alot, sidang yang seharusnya berakhir 11 Maret 1967, akhirnya diundur hingga 12 Maret 1967. MPRS akhirnya setuju mencabut mandat dari Soekarno, dan mengangkat Soeharto sebagai pejabat sementara presiden.(wikipedia)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FIT)