Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar. Medcom.id/ Fachri Audhia Hafiez
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar. Medcom.id/ Fachri Audhia Hafiez

PKB Nilai Koalisi Jokowi-Ma'ruf Sudah Kegemukan

Nasional pilpres 2019
Eko Nordiansyah • 01 Juli 2019 05:00
Jakarta: Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar menilai koalisi pengusung Joko Widodo-Ma'ruf Amin sudah terlalu gemuk. Apalagi mayoritas partai yang lolos ke parlemen merupakan pendukung Jokowi-Ma'ruf.
 
"Koalisi pendukung Pak Jokowi itu sudah kegemukan, 61 persen di parlemen nanti kan enggak ada check balance," kata Cak Imin ditemui di Kantor Pusat KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Minggu, 30 Juni 2019.
 
Meski begitu, dirinya tidak masalah jika ada oposisi yang merapat ke koalisi Jokowi-Ma'ruf. Apalagi para elit politik diharapkan melakukan rekonsiliasi pascapenetapan presiden dan wakil presiden terpilih oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kalau memang itu jadi urgensi untuk rekonsiliasi atau kebersamaan yang penting jangan kurangi jatah PKB," ungkap dia.
 
Jatah yang dimaksud Cak Imin adalah jatah kursi menteri milik PKB di kabinet kerja jilid II. Namun sampai saat ini PKB belum mengajukan nama-nama yang berpotensi menjadi pembantu presiden di periode kedua nanti.
 
"Kita hanya bisa usulkan presiden yang menentukan," lanjut dia.
 
Saat ditanya apakah dirinya bersedia menjadi menteri, Cak Imin berseloroh ingin menjadi Ketua MPR. Yang pasti dirinya ingin PKB mendukung pemerintahan selanjutnya untuk mencapai Indonesia yang maju.
 

(SCI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif