Presiden Joko Widodo menyematkan medali dan penghargaan pada upacara Peringatan Hari Pramuka ke-56, MI/Panca Syurkani.
Presiden Joko Widodo menyematkan medali dan penghargaan pada upacara Peringatan Hari Pramuka ke-56, MI/Panca Syurkani.

KSP Sebut Pramuka Agen Strategis Menurunkan Stunting

Antara • 12 Agustus 2022 17:55
Jakarta: Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Brian Sri Prahastuti mengatakan gerakan Pramuka, yang memiliki Saka Bhakti Husada bisa jadi agen strategis. Yakni untuk mencegah dan menurunkan angka kekerdilan pada anak atau stunting di Indonesia.
 
"Pramuka bisa berkontribusi mencegah stunting dengan memberikan edukasi bagi remaja putri tentang pola makan sehat dengan menu seimbang untuk mencegah anemia," kata Brian dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat, 12 Agustus 2022.
 
Dia mengungkapkan anemia menjadi masalah kesehatan masyarakat, terutama wanita usia reproduksi. Berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, satu di antara dua perempuan usia 15-34 tahun di Indonesia mengalami anemia, termasuk ibu hamil.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Padahal ibu hamil dengan anemia punya risiko tinggi melahirkan anak stunting," jelas dia.
 

Baca: Program Penurunan Stunting di Sumbar Diminta Terintegrasi


Brian menjelaskan anemia yang sering terjadi pada ibu hamil karena kurangnya zat besi di dalam tubuh. Sehingga terjadi penurunan jumlah sel darah merah sehat.
 
Dia juga menginstruksikan anggota Pramuka merapatkan barisan dan bergerak bersama-sama dalam mengedukasi pencegahan anemia pada remaja. Hal itu untuk menciptakan generasi penerus bangsa bebas dari stunting.
 
(LDS)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif