Wakil Presiden Ma'ruf Amin. Foto: Medcom/Adam
Wakil Presiden Ma'ruf Amin. Foto: Medcom/Adam

Wapres: Ekonomi Syariah Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Kautsar Widya Prabowo • 09 November 2021 11:05
Jakarta: Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin mengatakan sektor ekonomi syariah di Indonesia harus dioptimalkan. Sebab, sektor tersebut akan menjadi mesin baru yang mendukung perekonomian nasional pascapandemi covid-19.
 
"Mengutip Presiden Joko Widodo, potensi Indonesia di bidang ekonomi dan keuangan syariah bagaikan raksasa tidur yang sudah saatnya kita bangunkan untuk berkontribusi dalam upaya kita mewujudkan cita-cita menjadi negara maju pada 2045," ujar Ma'ruf dalam acara The 221 Universitas Sebelas Maret International Conference on Islamic Economics, Selasa, 9 November 2021.
 
Ma'ruf menjelaskan kekuatan Indonesia dalam sektor ekonomi dan keuangan syariah di dunia begitu besar. Ke depan, Indonesia tidak hanya berperan sebagai konsumen melainkan sebagai produsen. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Berdasarkan data yang ia miliki, terdapat lebih dari dua miliar populasi yang menjadi pasar muslim di seluruh dunia. Dalam State of the Global Islamic Economy Report 2020/2021, memperkirakan belanja muslim di dunia pada sektor ekonomi syariah mencapai USD2,02 triliun pada 2019.
 
Baca: OJK Gandeng Otoritas Dubai Perkuat Industri Keuangan Syariah
 
"Jumlah tersebut menunjukkan peningkatan 3,2 persen dari 2018, meskipun mengalami penurunan pada 2020 akibat pandemi covid-19. Pada 2024, belanja muslim di dunia diperkirakan akan mencapai USD2,4 triliun," tutur dia.
 
Kondisi global itu diyakini mendukung visi Indonesia untuk membangkitkan ekonomi dan keuangan syariah nasional. Selain itu, terdapat sektor kunci dalam ekonomi syariah yang meliputi keuangan syariah, industri makanan dan minuman halal, kosmetik halal, obat-obatan halal, travel ramah muslim, fesyen muslim, serta media, dan rekreasi bertema Islam.
 
"Kita bersyukur karena sektor-sektor tersebut berkembang secara signifikan di dalam negeri, salah satunya karena kita memiliki pasar muslim terbesar di dunia," ungkapnya.
 
(NUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif