Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra/Medcom.id
Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra/Medcom.id

Soal Koalisi, Demokrat Klaim Punya Pandangan Serupa dengan NasDem

Nasional Partai NasDem parpol Partai Demokrat Surya Paloh Pemilu 2024 Agus Harimurti Yudhoyono
Putra Ananda • 30 April 2022 20:05
Jakarta: Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra mengeklaim partainya memilki pandangan serupa dengan NasDem terkait koalisi. Kesepahaman tersebut mengerucut pascapertemua Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan Ketua Umum NasDem Surya Paloh di NasDem Tower Maret 2022.
 
"Dengan NasDem kita sama pandangannya bahwa kita ingin memajukan capres dan cawapres yang berpeluang menang," ujar Herzaky di Jakarta, Sabtu, 30 April 2022.
 
Tingkat elektabilitas kemenangan capres dan cawapres peserta pemilu yang didasari pada hasil survei menjadi hal utama yang dipertimbangkan Demokrat dalam membangun koalisi. Poin tersebut merupakan poin yang sama yang dimiliki antara Demokrat dan juga NasDem.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: NasDem Ingatkan Pemerintah Taat Asas dalam Pengangkatan Penjabat Kepala Daerah
 
"Kita ingin berkoalisi yang ingin memang di pilpres dan pileg. Bukan hanya asal ikut pemilu. Salah satunya dengan mengendepankan calon yang berpeluang besar menang dan berpatokan dengan hasil survey," ungkapnya.
 
Di sisi lain, Herzaky menjelaskan saat ini belum ada kesepakatan politik antarkedua partai. Demokrat menyatakan terbuka dengan partai mana pun yang ingin membangun koalisi dengan mengedepankan kepentingan publik dalam Pemilu 2024.
 
"Kita masih terbuka dengan semua pihak," tuturnya.
 
Herzaky mengungkapkan Demokrat terus membangun komunikasi dan silaturahmi dengan seluruh partai politik (parpol). Komunikasi antar parpol dilakukan untuk mencari pandangan yang sama soal arah koalisi ke depan.
 
"Kita akan coba temukan melalui silaturahmi ini mana yang paling pas untuk berjuang bersama. Kita ingin punya niat untuk menang bersama di pilpres, bukan partai yang ingin paksakan calonnya," jelas Herzaky.
 
Dia mengungkapkan arah pembentukan koalisi baru akan mulai megerucut di akhir 2022 dan 2023. Sejauh ini, mayoritas aspirasi di daerah selalu mendorong AHY untuk maju sebagai capres.
 
"Setiap kunjungan ke daerah banyak yang menyambuh AHY presiden, nanti akhir 2022 dan 2023 akan mengurucut, AHY sendiri saat ini fokus terkait kesepakatan dalam koalisi," ujarnya.
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif