Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (kanan) dan politikus Partai Golkar Bambang Soesatyo (kiri). ANT/Nova Wahyudi.
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (kanan) dan politikus Partai Golkar Bambang Soesatyo (kiri). ANT/Nova Wahyudi.

Airlangga Percaya Diri Terpilih Kembali

Nasional munas golkar
Whisnu Mardiansyah • 03 Desember 2019 02:28
Jakarta: Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto telah mengembalikan formulir dan berkas pendaftaran lainnya untuk maju sebagai calon ketua umum (caketum) Golkar. Airlangga mengeklaim telah memenuhi syarat dukungan 30 persen pemilik suara.
 
"Jadi kalau jadi caketum tanpa didukung pemegang suara, namanya mengajukan diri sendiri," kata Airlangga di kantor DPP Partai Golkar, Jalan Anggrek Nely Murni, Slipi, Jakarta Barat, Senin, 2 Desember 2019.
 
Airlangga mengatakan dukungan pemilik suara membuatnya percaya diri menghadapi bursa pemilihan ketum Golkar. Ia pun optimistis bakal terpilih kembali.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Saya tadi sudah dikatakan didukung oleh pemilik suara. Jadi jelas yang dipilih ini bukan menjadi anggota DPP Partai Golkar, tapi menjadi caketum Golkar," ucap Airlangga.
 
Selasa, 2 Desember 2019 menjadi waktu pendaftaran terakhir calon ketua umum Partai Golkar. Airlangga mengklaim telah memenuhi semua syarat yang ditentukan panitia.
 
"Jadi dokumen sudah saya siapkan lengkap asli, (tidak terlibat) G 30S ada, (tidak terlibat) narkoba ada, kemudian kepolisian SKCK, karena kita pengalaman jadi anggota DPR berkali-kali dan ijazah lengkap, asli," kata Airlangga
 
Menteri Koordinator Perekonomian Kabinet Indonesia Maju itu tak menganggap calon lainnya sebagai lawan. Ia menganggap semua kandidat ketua umum merupakan kader terbaik partai berlambang pohon beringin.
 
"Semuanya enggak ada lawan, semuanya kader-kader terbaik Partai Golkar," ucapnya.
 
Terkait syarat dukungan tiga puluh persen, ia mengatakan hal itu adalah syarat wajib yang tidak pernah berubah. Ia membantah syarat ini sengaja dibuat pada saat dirinya memimpin Partai Golkar dan untuk melanggengkan pencalonan dirinya.
 
"Jadi persyaratan (30 persen) pada tahun 2014, 2016, 2017 sama. Tidak ada yang berubah. Kita lihat di Bali persyaratan dukungan 30 persen. Kalau tidak dapat dukungan 30 persen yaitu bukan untuk menjadi ketum Partai Golkar," jelasnya.
 
Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar digelar mulai Selasa, 3-6 Desember 2019 di Hotel Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta Selatan. sejauh ini kandidat calon Ketum Golkar yang resmi mendaftar berjumlah delapan orang.
 
Mereka ialah Airlangga Hartarto dan Bambang Soesatyo, Ahmad Anama, Indra Bambang Utoyo, Agun Gunanjar Sudarsa, Derek Loupatty, Ridwan Hisyam dan Ali Yahya.
 

(AGA)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif