Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (kanan) dan Ketua Panitia Melchias Marcus Mekeng (kiri) dalam Munas Partai Golkar. Foto: Antara/Muhammad Adimaja.
Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (kanan) dan Ketua Panitia Melchias Marcus Mekeng (kiri) dalam Munas Partai Golkar. Foto: Antara/Muhammad Adimaja.

Jokowi Apresiasi Munas Golkar Berjalan Sejuk

Nasional munas golkar
Damar Iradat • 04 Desember 2019 04:28
Jakarta: Presiden Joko Widodo menyambut baik penyelenggaraan Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar yang dianggap berjalan sejuk. Pasalnya, Bambang Soesatyo yang sempat maju dalam kontestasi pemilihan ketua umum memutuskan untuk mundur dari pencalonan.
 
"Saya sekali lagi ingin menyampaikan penghargaan apresiasi yang tinggi, terhadap kesejukan tadi," kata Jokowi saat membuka Munas Golkar di Hotel Ritz Carlton, Kuningan, Jakarta, Selasa, 3 Desember 2019.
 
Namun begitu, Jokowi meminta tidak ada prasangka buruk ihwal mundurnya Bamsoet dari pencalonan ketum. Sebelumnya, sempat beredar isu jika pihak Istana Kepresidenan mengintervensi pemilihan ketum Golkar.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Namun begitu, Jokowi membantah tudingan tersebut. Ia bisa menjamin jika pihak Istana Kepresidenan tidak merecoki pemilihan ketum Golkar.
 
"Kalau ada yang sampaikan, Pak Mensesneg (intervensi pemilihan ketum Golkar), saya jamin tidak ada," tegasnya.
 
Jokowi menambahkan, ia mengaku senang pelaksanaan munas Golkar terlihat menunjukkan sebuah persaudaraan yang baik. Jokowi pun mengapresiasi langkah Bamsoet yang merelakan mundur dari persaingan pemilihan ketum Golkar.
 
"Saya ingin ajak kita semua, untuk tepuk tangan kita untuk bapak Bambang Soesatyo," kata Jokowi.
 
Wakil Koordinator Bidang Pratama Partai Golkar Bambang Soesatyo mundur sebagai calon ketua umum (caketum) Golkar. Keputusan ini diambil setelah Bamsoet menerima masukan dan saran tokoh senior Golkar.
 
"Dengan semangat rekonsiliasi yang telah disepakati bersama, demi menjaga soliditas dan keutuhan partai Golkar. Saya sore ini menyatakan tidak meneruskan pencalonan saya sebagai kandidat ketua umum Partai Golkar untuk periode 2019-2024 kata Bamsoet di Kemenko Kemaritiman dan Investasi, Jakarta, Selasa, 3 Desember 2019.
 
Bamsoet mempertimbangkan banyak hal sebelum memutuskan mundur dari pertarungan kursi nomor satu di Golkar. Salah satunya, kondisi yang mulai memanas jelang Musyawarah Nasional (Munas) Golkar.
 

(HUS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif