Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Hanura Tridianto--Foto:istimewa
Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Hanura Tridianto--Foto:istimewa

SBY Disebut Tak Bosan Mainkan Peran Playing Victim

Nasional pilpres 2019 pemilu serentak 2019
K. Yudha Wirakusuma • 29 Mei 2019 10:51
Jakarta: Keluhan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY) soal
perundungan atau bully di media sosial usai pertemuan Presiden Jokowi dengan anaknya Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menuai kritik. Wasekjen Hanura, Tridianto mengatakan SBY memainkan peran 'playing victim'.
 
"Ya itulah memang gaya Pak SBY. Bikin kesan seolah-olah dizalimi. Enggak bosan-bosan gaya politik begituan," kata Wasekjen Hanura Tridianto di Jakarta, Rabu, 29 Mei 2019.
 
Menurutnya, kritik diantara politisi adalah hal yang wajar. Sebaiknya kritik dijawab dengan cara elegan. "Kalau ada politisi atau partai dikritik itu kan biasa saja. Demokrasi kok ngeluh dikritik. Pakai istilah di-bully lagi. Jadi politisi itu jangan baper, jangan dikit-dikit mengeluh," paparnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Fadli Zon: SBY Jangan Baper
 
SBY sebelumnya mengaku anaknya mendapat ejekan usai pertemuan dengan Jokowi. Komandan Kogasma itu dirundung atau bully secara sadis dan kejam. Menurut dia, dari pola serangan itu, dirinya tahu dari kelompok mana serangan sengit itu berasal. Hal itu akibat perbedaan sikap Demokrat dengan pihak tertentu.
 
“Memang ada yang bersikap tabu dan dilarang keras pihak 02 berkomunikasi dengan pihak 01 atau sebaliknya. Barangkali ada yang bersumpah tidak akan berkomunikasi dan berkawan selamanya,” ujar SBY.
 
Dia mempersilakan apabila ada pihak yang berpendapat seperti itu. Demokrat berprinsip dalam kompetisi, ikhtiar dan perjuangan untuk menang harus dilakukan, tetapi setelah selesai tidak berarti harus putus hubungan selamanya.
 

(YDH)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif