Politik makan siang Bamsoet demi kursi Ketua MPR. Antara/Wahyu Putro A.
Politik makan siang Bamsoet demi kursi Ketua MPR. Antara/Wahyu Putro A.

Politik Makan Siang Bamsoet Demi Kursi Ketua MPR

Arga sumantri • 02 Oktober 2019 22:44
Jakarta: Eks Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) dikabarkan melakukan makan siang bersama sejumlah pimpinan fraksi MPR dari partai politik. Agenda itu disebut-sebut jadi bagian lobi politik Bamsoet terkait kursi Ketua MPR.
 
"Saya juga dengar Pak Bamsoet siang ini mengundang semua sekretaris fraksi untuk makan siang. Itu kan hal wajar dan lumrah saja dalam berpolitik," kata Anggota Fraksi Gerindra Andre Rosiade di Kompleks Parlemen Senayan, Rabu, 2 Oktober 2019
 
Ketua Fraksi Golkar MPR Zainuddin Amali membenarkan pertemuan tersebut. Ia menyebut forum itu sengaja diinisiasi partai berlambang pohon beringin tersebut. 

"Jadi yang mengundang itu fraksi Partai Golkar. Saya yang menggundang. Saya yang menjadi host-nya," kata Amali kepada wartawan.
 
Menurut Amali, hampir seluruh fraksi partai politik di MPR menghadiri acara tersebut, termasuk Gerindra yang diwakili sekretaris fraksinya di MPR, Elnino. Hanya Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan perwakilan DPD yang absen. 
 
"Yang menyampaikan sedang ada kegiatan lain itu dari PKS, tapi mereka enggak ada masalah. Kalau DPD belum selesai (pemilihan fraksi MPR)," ujarnya.
 
Dalam forum tersebut, Amali mengaku menyampaikan rencana Golkar mengusung Bamsoet menjadi Ketua MPR. Bamsoet juga sempat berbicara langsung dalam forum tersebut. 
 
"Itu sesuatu yang lumrah saja. Namanya kita berkomunikasi politik kan itu siapa saja. Semua kita undang, enggak ada yang kita batas-batasi," ujarnya.
 
Ketua Fraksi MPR PDI Perjuangan Ahmad Basarah juga mengamini adanya pertemuan tersebut. Menurut Basarah, dalam pertemuan itu partai politik menyepakati mekanisme pemilihan Ketua MPR melalui jalur musyawarah mufakat.
 
"Semua fraksi hadir kecuali PKS karena ada rapat pimpinan, tapi semua sudah komunikasi," kata Basarah.
 
Basarah mengatakan calon-calon yang ingin maju sebagai ketua MPR dipersilakan saling bermusyawarah. Ia membenarkan, Golkar dan Gerindra ingin duduk di kursi Ketua MPR. 
 
"Kami silakan mereka berembuk berdua, silakan musyawarah. Setelah itu baru kita akan lakukan penetapan ketua dan wakil," ujar Basarah. 
 
Sidang paripurna penetapan Ketua dan Wakil Ketua MPR bakal digelar Kamis, 3 Oktober 2019. Sejauh ini, Golkar dan Gerindra ngebet duduk di kursi Ketua MPR.
 
 
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(HUS)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>