ilustrasi Medcom.id
ilustrasi Medcom.id

DPR Setuju Anggaran Kemendagri Digeser untuk Blangko KTP-el

Nasional e-ktp
Arga sumantri • 26 November 2019 23:57
Jakarta: Komisi II DPR menyetujui permintaan pergeseran pagu anggaran di Kementerian Dalam Negeri yang diajukan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Pergeseran pagu anggaran disepakati yaitu Rp12,9 miliar.
 
"Dari yang diajukan oleh Kemendagri sebesar Rp15,9 miliar," kata Ketua Komisi II Ahmad Doli Kurnia dalam rapat kerja di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa, 26 November 2019.
 
Anggaran tersebut akan dialokasikan untuk pemenuhan blangko KTP-elektronik (KTP-el) pada 2019 sebanyak kurang lebih 1,5 juta keping. Kekurangan sebesar Rp3 miliar akan dipenuhi dari penataan anggaran internal Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kemendagri.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Persetujuan ini disertai dengan sejumlah catatan. Pertama, Komisi II DPR meminta pergeseran pagu anggaran tersebut digunakan secara efektif untuk pemenuhan blangko KTP-el.
 
Kedua, Komisi II meminta Kemendagri agar pergeseran anggaran 2019 tidak menurunkan kinerja pada masing-masing komponen dan satuan kerja yang anggarannya dikurangi atau direlokasi. Ketiga, Komisi II DPR mendorong Kemendagri untuk menyusun sistem perencanaan anggaran yang lebih akurat agar alokasi anggaran dapat dimanfaatkan secara optimal.
 
Terakhir, Komisi II meminta kepada Kemendagri agar lebih mengoptimalkan koordinasi dengan Kementerian Keuangan terkait perkiraan kebutuhan anggaran untuk memenuhi kebutuhan blangko KTP-el setiap tahunnya, untuk selanjutnya dibahas bersama Komisi II DPR.
 
Sebelumnya, Mendagri Tito Karnavian mengajukan pergeseran anggaran di internal Kemendagri. Pergeseran dimaksudkan memenuhi kebutuhan blanko KTP-elektronik (KTP-el) hingga akhir tahun.
 
Tito menjelaskan kalau total kebutuhan blanko KTP-el hingga akhir 2019 sebanyak 11 juta keping. Sebanyak delapan juta di antaranya untuk kebutuhan reguler. Sedangkan, sisanya untuk kebutuhan pemekaran wilayah.
 
Tito menambahkan, dari 11 juta keping kebutuhan blanko KTP-el, sebanyak 3,5 juta sudah terpenuhi. Nilai anggarannya sebesar Rp37,6 miliar.
 
"Masih kurang 7.437.719 keping, dan kebutuhan anggarannya Rp78,6 miliar," kata Tito dalam rapat kerja di Gedung Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa, 26 November 2019.
 

(EKO)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif