Direktur Diksi Indonesia, Sebastian Salang (kedua dari kanan). Medcom.id/Candra Yuri Nuralam.
Direktur Diksi Indonesia, Sebastian Salang (kedua dari kanan). Medcom.id/Candra Yuri Nuralam.

Partai Pendukung Prabowo-Sandi Diminta Tetap Oposisi

Nasional pilpres 2019
Candra Yuri Nuralam • 11 Juli 2019 13:45
Jakarta: Partai politik pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno diminta tetap menjadi oposisi. Oposan dibutuhkan masyarakat untuk mengontrol pemerintah.
 
"Kekuasaan itu harus dikontrol, karena kekuasaan cenderung diselewengkan seperti korupsi. Makanya harus dikontrol oleh kekuatan yang kuat dengan oposisi," kata Direktur Diksi Indonesia, Sebastian Salang di Kantor Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi), Matraman, Jakarta Timur, Kamis, 11 Juli 2019.
 
Sebastian mengatakan koalisi pemerintah sudah kuat dengan lima partai pendukung. Sedangkan, koalisi oposisi hanya empat partai.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Posisi oposisi juga semakin lemah dengan isu bergabungnya Partai Demokrat dan Partai Amanat Nasional (PAN) ke kubu pemerintah. Salang menilai demokrasi menjadi tidak sehat jika hal itu betul-betul terjadi.
 
Dia pun meminta partai di luar pemerintah tetap berada diposisi awal. Dengan begitu, kekuatan oposisi dapat mengimbangi kubu pemerintah. "Berada di luar itu juga menjadi tugas penting bagi pemerintahan," ujar Salang.
 
Di sisi lain, Salang juga mengingatkan pemerintah memberikan ruang kepada oposisi. Pemerintah diminta mendengarkan setiap kritik dari oposan.
 
"Kita harus membangun demokrasi yang baik dengan menjaga oposisi," ucap Salang.
 
Namun, oposisi juga harus bermain fair. Oposisi diminta tidak melulu mencari kesalahan pemerintah.
 
"Oposisi yang dibangun juga konstruktif. Kalau pemerintah benar ya bilang puji, kalau salah ya tegur," pungkas dia.
 

(AZF)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif