Wakil Presiden Jusuf Kalla. Foto: MI/Panca Syurkani.
Wakil Presiden Jusuf Kalla. Foto: MI/Panca Syurkani.

Kalla Sebut Ketidakadilan Lahirkan Konflik

Dheri Agriesta • 04 Oktober 2017 15:27
medcom.id, Jakarta: Wakil Presiden Jusuf Kalla menyebut, ketidakadilan biasanya menjadi penyebab pecahnya konflik. Dia melihat itu saat menyelesaikan konflik di Aceh dan Poso. 
 
Kalla menyebut, selama 72 tahun merdeka, Indonesia telah mengalami 15 konflik besar. Ia mencontohkan konflik di Aceh. Konflik di 'Bumi Serambi Mekah' bukanlah konflik agama.
 
"Gusdur kasih UU Syariah, tetap saja berontak. Karena dasarnya bukan agama, masalahnya keadilan ekonomi," kata Kalla di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka, Rabu 4 Oktober 2017.

Poso dan Ambon, kata Kalla, berujung kepada konflik agama. Tapi, bukan agama yang menjadi penyebab awal konflik. Masyarakat merasa ketidakadilan terjadi menjelang pilkada. 
 
Kalla menjelaskan, di dua daerah itu, gubernur dan wakil gubernurnya berasal dari dua agama berbeda. "(Tapi) timbul masalah, menjadi tak adil, timbul konflik," jelas Kalla.
 
Isu ini dipaparkan Kalla saat memberikan pidato peradaban di hadapan Centre for Dialogue and Cooperation Among Civilizations (CDCC) di Kantor Wakil Presiden. Acara ini dihadiri sejumlah tokoh seperti nantan Ketua Umum Muhammadiyah Din Syamsuddin, tokoh Katolik Romo Magnis Suseno, dan Fahmi Idris.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(OGI)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>