Gedung DPR di Jalan Gatot Subroto, Jakarta. Foto: MI/Bary Fathahilah
Gedung DPR di Jalan Gatot Subroto, Jakarta. Foto: MI/Bary Fathahilah

BPK Dan Inspektorat Diminta Memeriksa Tender Gorden Rudin DPR

Nasional Badan Pemeriksa Keuangan DPR RI anggaran negara Rumah Dinas Anggota DPR
Anggi Tondi Martaon • 09 Mei 2022 23:31
Jakarta: Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Inspektorat Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR menelaah keputusan pemenang tender pergantian gorden rumah dinas (rudin) DPR di Kalibata, Jakarta. Pemenang tender menjadi sorotan karena diberikan kepada pihak yang memberikan penawaran tertinggi.
 
"Saya akan minta Inspektorat Utama dan BPK untuk audit segera terkait harga," kata Wakil Ketua BURT Achmad Dimyati Natakusumah saat dihubungi, Senin, 9 Mei 2022.
 
Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu belum bisa memutuskan nasib proyek tersebut. Dia memilih menunggu hasil evaluasi yang dilakukan Inspektorat dan BPK.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"BURT akan memutuskan lanjut atau tidak," kata dia.
 
Anggota Komisi III DPR itu menyebut ada beberapa hal yang harus diperiksa Inspektorat dan BPK. Di antaranya, jumlah peserta dan alasan peserta yang tidak memenuhi syarat sebagai pemenang lelang.
 
"Dicek ada berapa yang ikut lelang dan kenapa yang di bawahnya tidak memenuhi syarat," ucap dia.
 
Selain itu, dia menyampaikan BURT mengetahui proyek pergantian gorden rudin DPR. Pasalnya, seluruh anggaran DPR dibahas dan disusun di BURT DPR.
 
"Semua digodok di BURT untuk anggaran DPR. Tidak bisa ujug-ujug," ujar dia.
 
Baca: KPK Minta Pengadaan Gorden Rumah Dinas DPR Transparan
 
Berdasarkan Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Setjen DPR, pemenang tender, yaitu PT Bertiga Mitra Solusi dengan nilai penawaran Rp43.577.599.594. Sedangkan, dua perusahaan lainnya menawarkan harga lebih rendah.
 
Sebanyak dua perusahaan yang dimaksud, yaitu PT Sultan Sukses Mandiri menawarkan harga Rp37.794.795.705 dan PT Panderman Jaya menawarkan Rp42.149.350.236. Namun, ada sejumlah catatan pada kedua perusahaan tersebut.
 
Berdasarkan keterangan di LPSE, kedua perusahaan tersebut memiliki sejumlah catatan. PT Sultan Sukses Mandiri tidak melampirkan nilai pekerjaan sejenis tertinggi dalam kurun waktu 10 tahun terakhir sebesar paling kurang sama dengan 50 persen nilai pagu anggaran.
 
Sedangkan PT Panderman tidak memiliki kualifikasi bidang usaha dekorasi interior. Perusahaan tersebut juga tidak melampirkan status valid keterangan wajib pajak berdasarkan hasil konfirmasi wajib pajak (KSWP).
 
Pembuatan tender pergantian gorden rudin DPR dibuat pada 8 Maret 2022. Peserta yang mendaftar pada lelang proyek tersebut mencapai 49 perusahaan.
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif