Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin. MI/Ramdani.
Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin. MI/Ramdani.

Jokowi-Ma'ruf Dinilai Berhasil Tangani Pandemi dengan Cepat

Nasional Virus Korona covid-19 pandemi covid-19 Dua Tahun Jokowi-Maruf Penanganan Covid-19
Anggi Tondi Martaon • 19 Oktober 2021 11:48
Jakarta: Sektor kesehatan, khususnya pandemi covid-19, menjadi ujian terbesar dua tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin (Jokowi-Ma'ruf). Namun, pemerintahan Jokowi-Ma'ruf dinilai bisa mengatasinya dengan cepat.
 
"Penanganan pandemi ini sudah sangat baik dan cepat," kata anggota Komisi IX Nurhadi saat dihubungi, Selasa, 19 Oktober 2021.
 
Penilaian tersebut bukan pujian semata. Banyak negara-negara yang mengakui penanganan wabah virus korona di Indonesia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pengakuan itu dibuktikan dengan kebijakan sejumlah negara yang membuka pintu masuk bagi warga negara Indonesia (WNI). Teranyar, Arab Saudi yang mengizinkan jemaah Indonesia berangkat umrah.
 
Namun, dia menilai masih ada sejumlah catatan penanganan pandemi di Indonesia. Salah satunya angka kematian yang cukup tinggi.
 
Baca: Jokowi-Ma'ruf Dinilai Berhasil Menjaga Stabilitas Masyarakat
 
Jumlah pasien covid-19 yang meninggal di Indonesia mencapai 142.999 per 18 Oktober 2021. Berdasarkan statistik kasus covid-19 di dunia, jumlah tersebut menempatkan Indonesia di posisi ke-14 pada angka kematian akibat covid-19.
 
Angka kematian tertinggi dipegang Amerika dengan 742 ribu orang. Sedangkan pasien meninggal akibat covid-19 di dunia mencapai 4,55 juta jiwa.
 
Politikus Partai NasDem itu mendesak pemerintah menekan angka kematian akibat covid-19. Salah satunya tetap mencegah penyebaran secara maksimal.
 
"Jangan sampai ada gelombang ketiga covid-19 yang berpotensi menyebabkan meningkatnya kasus kematian," ungkap dia.
 
Selain itu, dia meminta pemerintah meningkatkan penanganan fisik dan mental masyarakat akibat covid-19. Hal itu perlu dilakukan agar pandemi covid-19 tak berdampak pada psikis masyarakat.
 
"Harus kita upayakan secepatnya sehingga dampak psikologis bisa kita minimalkan," ujar dia.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif