Ketua DPR RI Puan Maharani. Foto: DPR
Ketua DPR RI Puan Maharani. Foto: DPR

Pemerintah Diminta Gercep Cairkan Bantuan Subsidi untuk Pekerja

Nasional buruh ketenagakerjaan Kemenaker DPR RI Bantuan Subsidi Upah
Juven Martua Sitompul • 09 Mei 2022 20:26
Jakarta: Ketua DPR Puan Maharani meminta pemerintah segera mencairkan bantuan subsidi upah (BSU) untuk para pekerja. Sebab, program yang dikeluarkan untuk menjaga daya beli tersebut hingga kini belum juga sampai ke tangan pekerja.
 
Puan menyesalkan BSU yang dijanjikan cair pada April 2022 tak kunjung turun. Pemerintah diharapkan segera merealisasikan bantuan subsidi upah sebesar Rp1.000.000 bagi pekerja dan buruh dengan gaji di bawah Rp3,5 juta.
 
"Kami berharap pemerintah gercep mencairkan BSU bagi para pekerja. Apalagi, pemerintah sebelumnya sudah menjanjikan bantuan ini turun sebelum hari raya idulfitri," kata Puan melalui keterangan tertulis, Jakarta, Senin, 9 Mei 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR ini menyebut BSU dapat menjaga daya beli pekerja selepas momen lebaran. Puan berharap Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) segera menyusun aturan teknis terkait kebijakan ini.
 
"Bantuan subsidi upah sangat urgen untuk segera dicairkan karena dapat menyubsidi biaya hidup pekerja akibat kenaikan harga komoditas saat hari raya dan konsumsi mudik lebaran," kata dia.
 
Puan mengatakan harga kebutuhan pokok yang masih tinggi meski momen lebaran telah usai juga menjadi faktor agar BSU segera dicairkan. Hingga saat ini, harga komoditas seperti daging sapi, daging ayam, telur ayam, dan bawang masih mengalami kenaikan.
 
"Termasuk harga minyak goreng yang meski sudah turun, tapi belum juga kembali normal seperti sedia kala. BSU akan sangat membantu pekerja menyubsidi kenaikan harga ini," ucap Puan.
 
Baca: Menaker Bakal Siapkan Instrumen Bantuan Subsidi Upah 2022
 
Total pekerja dan buruh yang akan mendapat BSU pada 2022 sebanyak 8,8 juta orang. Bantuan yang akan diberikan sebesar Rp500.000 per orang yang diberikan sekaligus untuk dua bulan. Puan menegaskan pemerintah harus menjelaskan ke masyarakat mengapa pencairan BSU masih terkendala.
 
"Penjelasan dari Pemerintah mengenai keterlambatan pencairan BSU diperlukan untuk mencegah kesimpangsuran. Jangan sampai kendala pencairan ini membuat pekerja bertanya-tanya apakah bantuan subsidi upah tersebut benar ada atau tidak," kata mantan Menko PMK itu.
 
Akibat belum jelasnya kapan BSU akan cair, banyak pekerja yang menyuarakan kegelisahan mereka. Untuk itu, penjelasan dan langkah cepat pemerintah mencairkan BSU sangat dinanti.
 
"Pemerintah juga harus memberi kepastian deadline kapan BSU cair sampai tangan pekerja, agar pekerja bisa memproyeksikan dana tersebut untuk kebutuhan mereka. Kami juga meminta program ini dilaksanakan secara transparan dan akuntabel," kata Puan.
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif