Ketua DPR RI Puan Maharani. Foto: DPR
Ketua DPR RI Puan Maharani. Foto: DPR

Ketua DPR Pastikan Wacana Kenaikan Tarif Listrik 3.000 VA Dibahas Sesuai Mekanisme

Juven Martua Sitompul • 25 Mei 2022 17:10
Jakarta: Ketua DPR Puan Maharani memastikan usulan kebijakan rencana kenaikan tarif listrik bagi pelanggan golongan 3.000 VA ke atas bakal dibahas sesuai mekanisme pleh komisi terkait. Pembahasan untuk menentukan layak tidaknya kenaikan tarif listrik tersebut.
 
"Tentu saja apa yang tadi ditanyakan akan dibahas sesuai dengan mekanisme di komisi masing-masing," kata Puan di Komplek Parlemen, Senayan, Selasa, 24 Mei 2022.
 
Puan belum dapat menyimpulkan secara dini apakah kebijakan kenaikan tarif listrik dapat disetujui atau tidak. Sebab, alasan kenaikan tarif listrik tersebut harus diketahui secara mendalam.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Puan dalam hal ini ingin menghormati setiap proses berjalan sesuai dengan rule yang ada di DPR. Setiap proses harus ada pembahasan terlebih dahulu dari tiap komisi terkait.
 
"Jadi bagaimana, apakah disetujui atau tidak, tentu saja setelah melalui pembahasan di komisi terkait," kata Puan.
 
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan awalnya anggaran untuk kompensasi listrik tidak ada dalam APBN 2022. Namun, tahun ini pemerintah sudah menanggung kompensasi listrik dengan alokasi anggaran Rp21,4 triliun.
 
Baca: Sri Mulyani: Pemerintah-DPR Sepakat Tarif Listrik 3.000 VA Naik
 
Menurut dia, jika tidak ada kompensasi dari pemerintah dan kenaikan tarif listrik maka arus kas operasional PLN akan defisit hingga Rp71,1 triliun di Desember 2022. Padahal, PLN perlu menjaga rasio kecukupan kas operasional untuk membayar pokok dan bunga pinjaman kepada lender.
 
Oleh sebab itu, kenaikan tarif listrik bagi pelanggan non subsidi dinilai perlu dilakukan. Penyesuaian tarif ini pun sekaligus untuk berbagi beban dan menjaga rasa keadilan.
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif