Kepala Staf Presiden Jenderal (Purn) Moeldoko/Medcom.id/Dheri Agriesta.
Kepala Staf Presiden Jenderal (Purn) Moeldoko/Medcom.id/Dheri Agriesta.

Istana: Tak Ada yang Perlu Direkonsiliasi dengan Rizieq Shihab

Nasional pemerintah jam tangan moeldoko
Nur Azizah • 12 November 2020 16:07
Jakarta: Pihak Istana Kepresidenan menyebut tidak ada yang perlu direkonsiliasi dengan imam besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab. Pasalnya, tak ada objek rekonsiliasi.
 
"Menurut saya, apa yang direkonsiliasi dengan Pak Habib Rizieq? Kita tidak ada masalah," kata Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko di kantornya, Jakarta Pusat, Kamis, 12 November 2020.
 
Moeldoko mengatakan pemerintah tak pernah meributkan kepulangan Rizieq. Negara juga tak mencegah Rizieq kembali ke Indonesia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca:KSP: Tidak Ada Kriminalisasi Ulama
 
"Dari awal kita katakan Pak Habib Rizieq mau pulang, ya pulang saja. Pergi sendiri, pulang silakan. Buktinya pulang enggak ada masalah kok. Apakah kita mencegah? Enggak," ujarnya.
 
Bahkan, lanjut Moeldoko, pemerintah meminta aparat keamanan untuk mengawal. Aparat keamanan bahkan tak reaktif meski banyak pendukung Rizieq yang menganggu pelayanan publik.
 
Moeldoko meminta bukti upaya represi dari negara ke Rizieq. Sebab tak ada hambatan dalam memulangkan imam besar FPI itu ke kediamannya.
 
"Kita juga harus luruskan, harus clear, masyarakat juga harus paham tidak ada yang harus direkonsiliasi," tegas Moeldoko.
 
Sebelumnya, Rizieq menyatakan siap rekonsiliasi dengan pemerintah. Namun pemerintah harus membebaskan beberapa tahanan polisi, seperti Abu Bakar Baasyir dan Bahar bin Smith.
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif