Wapres: Pekerjaan BPIP Jangan Dibenturkan dengan Gaji

Dheri Agriesta 30 Mei 2018 15:32 WIB
pancasila
Wapres: Pekerjaan BPIP Jangan Dibenturkan dengan Gaji
Wapres Jusuf Kalla/MTVN/Dheri Agriesta
Jakarta: Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta publik tak bereaksi berlebihan soal gaji Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Pekerjaan Dewan Pengarah lebih pada pemikiran tokoh-tokoh senior dan negarawan.

"Jadi jangan dibenturkan dengan gaji," tegas Kalla di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu, 30 Mei 2018.

Baca: Zulkifli Hasan Minta Polemik Gaji BPIP Dihentikan


Kalla membandingkan gaji Dewan Pengarah BPIP dengan Kabinet Kerja yang jumlahnya lebih besar. Gaji pokok menteri memang kecil, namun berbagai tunjangan, seperti rumah, kinerja, transportasi, dan komunikasi membuat penghasilan yang diterima cukup besar.

"Kalau ditotal, menteri hampir lebih tinggi daripada Ibu Mega (Ketua Dewan Pengarah BPIP Megawati Sukarnoputri) dan bapak-bapak yang lain," jelas Kalla.

Ketua Umum Palang Merah Indonesia itu menilai perolehan gaji Dewan Pengarah BPIP sudah sesuai. Pemerintah juga ingin membuat kerangka awal gaji yang sesuai buat negarawan yang menduduki posisi strategis.

"Tidak perlu berlebihan, walau nanti pasti tidak membedakan banyak," jelas Kalla.



(OJE)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id