Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Sukarnoputri bersama anak-anak Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono. IST
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Sukarnoputri bersama anak-anak Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono. IST

Sikap Anak Megawati dan SBY Cairkan Tensi Politik

Nasional sby
Dheri Agriesta • 11 Juni 2019 21:54
Jakarta: Wakil Presiden Jusuf Kalla salut dengan sikap yang ditunjukkan anak Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Sukarnoputri. Anak dari dua tokoh politik itu dinilai berhasil mencairkan tensi politik Indonesia.
 
Anak SBY, Agus Harimurti Yudhoyono dan Edhie Baskoro Yudhoyono mengunjungi Presiden Joko Widodo saat lebaran. AHY dan EBY juga mengunjungi Presiden kelima Indonesia Megawati Sukarnoputri.
 
Kalla mengapresiasi langkah generasi penerus SBY itu. Padahal, publik tahu hubungan SBY dan Megawati sedikit renggang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jadi justru anaknya, generasi keduanya bagus, selfie-selfie. Itu berarti mencairkan suasana politik nasional," kata Kalla di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Selasa, 11 Juni 2019.
 
Kalla menyebut generasi penerus dua ketum parpol itu justru tak ingin terjebak dengan hubungan yang tak harmonis. Mereka justru merekatkan hubungan yang sempat renggang itu.
 
Kalla meminta publik tak melihat pertemuan itu dengan kacamata politik saja. Kunjungan itu tak serta merta terkait dengan kemungkinan Partai Demokrat merapat ke koalisi capres petahana.
 
Selain bersilaturahmi saat lebaran, kunjungan AHY dan EBY juga merupakan balasan atas kedatangan seluruh tokoh dalam pemakaman Ibu mereka, Kristiani Herrawati Yudhoyono.
 
"Jadi kita sambut baik pertemuan itu, jangan dilihat hanya dari sisi politik tapi dari sisi hubungan secara nasional," kata Kalla.
 
Kalla tak ingin buru-buru bicara tentang kemungkinan Partai Demokrat bergabung ke Koalisi Indonesia Kerja. Ketua Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf itu menyebut kemungkinan itu belum dibahas dalam koalisi.
 
"Itu tergantung keduanya, saya yakin pembicaraan itu belum ada," kata Kalla.
 

(NUR)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif