Anggota Komisi I DPR Dave Laksono. Foto: MI/Angga Yuniar.
Anggota Komisi I DPR Dave Laksono. Foto: MI/Angga Yuniar.

Aksi Bela Tauhid Dinilai Politis

Nasional Pembakaran Bendera HTI
Arga sumantri • 27 Oktober 2018 13:08
Jakarta: Politikus Golkar Dave Laksono menilai Aksi Bela Tauhid politis. Aksi tidak murni semata terkait insiden pembakaran bendera di Garut, Jawa Barat.
 
"Saya lebih melihat ini kepada gerakan politik dibanding gerakan tersebut," kata Dave di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu, 27 Oktober 2018.
 
Indikasi gerakan aksi itu politis, kata Dave, adanya seruan 2019 Ganti Presiden. Gerakan itu sejatinya dipelopori oleh politikus PKS Mardani Ali Sera.
 
"Itu jelas-jelas dimotifkan oleh salah satu capres. Itu akan merugikan calonnya dia," ujarnya.

Baca: Pemerintah Janji Akomodasi Tuntutan Massa Bela Tauhid

Makanya, ia mengaku mendorong kasus itu diserahkan saja kepada penegak hukum. Biarkan hukum yang mengadili bersalah atau tidak sang pembakar bendera.
 
"Yang menentukan layak atau tidak bukan pribadi atau individu, tapi meja hijau (pengadilan)," ungkapnya.
 
Namun, Dave mengaku enggan menjustifikasi lebih lanjut. Ia menyerahkan pada pihak terkait guna mengusut benar tidaknya motif politik di balik aksi bela tauhid.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?




(FZN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi