Demo menolak RUU Pilkada/ANT/ASEP FATHULRAHMAN.
Demo menolak RUU Pilkada/ANT/ASEP FATHULRAHMAN.

Ini Skema Alternatif Pengalilan Lalu Lintas di Sekitar DPR

Deny Irwanto • 25 September 2014 13:30
medcom.id, Jakarta: Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah menyiapkan beberapa skema alternatif yang akan dilakukan jika massa yang berunjuk rasa di sekitar wilayah DPR RI menutupi badan jalan. Skema alternatif itu sifatnya situasional.     
 
Hari ini, Kamis (25/9/2014), ratusan orang berunjuk rasa di sekitar Gedung Parlemen. Pada saat yang sama, DPR menggelar rapat paripurna, salah satu agendanya adalah pengesahaan RUU Pilkada. Unjuk rasa dilakukan oleh massa yang mendukung pilkada lewat DPRD, bukan pilkada langsung oleh rakyat.
 
Menurut Kepala Bagian Bina Operasi Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Budianto pengalihan arus lalu lintas bersifat situasional. Apabila jalur di depan DPR masih bisa dilalui, pengalihan arus tak dilakukan.

Alternatif 1: Situasi normal, lalu lintas berjalan seperti biasa.
 
Alterntif 2: Bila massa di depan DPR banyak atau menutup jalan, arus dari Semanggi dialihkan ke Jalan Pemuda-Asia Afrika-Sudirman dan seterusnya.
 
Alternatif 3: Arus dari dalam Tol untuk Of Ramp Polda dan Pulau 2 ditutup diluruskan keluar Slipi Jaya.
 
Budianto menjelaskan, pihaknya menurunkan 459 anggota lalu lintas. Mereka disebar ke beberapa titik di sekitar DPR. "Khusus untuk penjagaan lalu lintas, personel yang disiapkan ada 459 orang," Jelas Budianto.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(DOR)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>