Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu melakukan kunjungan kehormatan kepada Menteri Pertahanan Amerika Serikat James Mattis, di Pentagon, Amerika Serikat. Foto: Istimewa
Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu melakukan kunjungan kehormatan kepada Menteri Pertahanan Amerika Serikat James Mattis, di Pentagon, Amerika Serikat. Foto: Istimewa

Menhan Memastikan Rencana Membeli Hercules

Nasional alutsista
29 Agustus 2018 19:21
Jakarta: Indonesia memastikan pembelian pesawat angkut C-130 Hercules dan beberapa pesawat angkut berat lain dari Amerika Serikat untuk mendukung arsitektur pengembangan pertahanan. Kepastian itu didapat saat Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu melakukan kunjungan kehormatan kepada Menteri Pertahanan Amerika Serikat James Mattis, di Pentagon, Amerika Serikat, Selasa waktu setempat.
 
"Ke depan Indonesia berencana membeli beberapa alutsista dari AS, seperti pesawat angkut C-130 Hercules dan pesawat angkut berat lainnya," kata Ryamizard seperti dilansir Antara, Rabu, 29 Agustus 2018.
 
Ia mengatakan Indonesia berkomitmen untuk meningkatkan kemampuan alat utama sistem persenjataan secara mandiri dalam jangka panjang secara bertahap. Indonesia juga akan menjalin kemitraan dengan negara-negara sahabat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Melalui kemitraan tersebut, secara bertahap Indonesia dapat membangun kemandirian industri pertahanan sebagai bagian dari industri strategis nasional," kata Ryamizard.
 
Bahkan, lanjut mantan kepala Staf TNI Angkatan Darat itu, Indonesia berharap tidak saja mandiri dalam memenuhi kebutuhan alat utama sistem persenjataan, namun mampu untuk menjualnya kepada negara-negara sahabat.
 
Upacara khas
 
Ada yang berbeda pada kedatangan Ryamizard Ryacudu ke Pentagon. Ia disambut upacara militer khas Amerika Serikat, yakni dengan 21 dentuman meriam.
 
Dentuman meriam itu merupakan penghormatan kepada kepala negara. Dan itu merupakan sinyal adanya bentuk penghormatan yang tinggi dari Amerika Serikat kepada negara dan bangsa Indonesia.
 
“Suatu kebahagiaan bagi kami dapat diterima secara pribadi oleh rekan saya Jenderal James Mattis. Mattis adalah sahabat terdekat saya yang sangat istimewa,” ujarnya.
 
Ryamizard mengatakan Mattis dan dirinya memiliki latar belakang pengalaman tempur militer di lapangan. "Kita juga selalu berkomunikasi melalui surat secara rutin,” katanya.
 
Baca: Menhan Bantah akan Beli Hercules Tipe J
 
Dalam pertemuan tersebut, keduanya bersepakat untuk meningkatkan hubungan serta kerja sama pertahanan dan militer di berbagai tingkatan. Mulai dari saling kunjung pejabat tinggi, pertukaran siswa sekolah staf dan komando, pendidikan intelijen, pertukaran informasi
strategis, hingga industri pertahanan.
 
"Berbagai kerja sama tersebut harus terus dijaga dan ditingkatkan dalam berbagai bentuk pembangunan kapasitas dan kapabilitas," kata Ryamizard.
 
Mattis menyatakan berkomitmen untuk terus memelihara dan meningkatkan kerja sama pertahanan dengan Indonesia.
 
"Amerika Serikat berkomitmen untuk memberikan tambahan alokasi bagi perwira TNI untuk mengikuti berbagai tingkatan pendidikan militer di Negeri Paman Sam, termasuk pendidikan dan latihan bagi pasukan ranger dan pasukan khusus," kata Mattis.
 
Kedatangan Ryamizard ke Pentagon didampingi Duta Besar RI untuk Amerika Serikat Budi Bowoleksono, Irjen Kemhan Letjen Thamrin Marzuki, dan Dirjen Strahan Kemhan Mayjen Mohamad Nakir. Turut hadir Kabaranahan Kemhan Laksda Agus Setiadji serta Karo TU dan Protokol Brigjen Yudhi Chandra Jaya, MA.
 

 

(UWA)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif