Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera - MI/Atet Dwi.
Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera - MI/Atet Dwi.

Capres-Cawapres Koalisi Prabowo Masih Bisa Berubah

Husen Miftahudin • 25 Juli 2018 18:43
Jakarta: Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mengaku formasi pasangan capres-cawapres di koalisi Prabowo Subianto bisa berubah. Nama Prabowo yang digadang-gadang sebagai capres pun bisa berubah.
 
"Kalau bicara kemungkinan, 95 persen kan Pak Prabowo, 5 persen ada kemungkinan berubah. Nah di politik, 5 persen itu bisa bermakna banyak," kata Mardani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu, 25 Juli 2018.
 
Mardani menyebut, perubahan formasi pasangan calon untuk Pilpres 2019 tergantung pada hasil kesepatan. Apalagi, setiap partai yang kemungkinan bergabung dalam koalisi penantang punya 'jagoan' masing-masing.

"Contoh figur-figur, PAN punya versi sendiri, PKS punya sendiri, Gerindra punya. Nanti versi itu ditaruh bersama," beber dia. 
 
(Baca juga: PAN bakal Sodorkan 3 Nama Cawapres ke SBY)
 
Bila semua partai memaksa, kata dia, koalisi memungkinkan untuk mengusung sosok capres dari non partai. Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, sebut Mardani, punya peluang untuk jadi capres dari koalisi penantang.
 
"Enggak akan jauh-jauh lah yang disurvei. Jangan lupakan Mba Susi. Mba Susi ini sudah kejar Paket C loh, jangan lupa," kata Mardani terkekeh.
 
Maka itu, Mardani meminta, semua partai yang berniat gabung dalam koalisi penantang, bertemu. Mardani berharap seluruh partai musyawarah untuk menentukan pasangan calon di Pilpres 2019.
 
"Kalau sudah musyawarah, semua buka diri. Kalau sekarang kan belum ada pembahasan. Makanya lebih cepat bertemu, lebih baik," pungkas dia.
 
Kemarin, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto bertemu dengan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono. Usai pertemuan, SBY menyebut, koalisi dengan Partai Gerindra terbuka lebar. 
 
Bila Partai Demokrat masuk menjadi koalisi. Ada kemungkinan, mereka mengajukan Agus Harimurti Yughoyono sebagai capres/cawapres. 
 


 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(REN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan