Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono bersama dengan Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al-Jufri. Foto: Medcom/Eko Nordiansyah.
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono bersama dengan Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al-Jufri. Foto: Medcom/Eko Nordiansyah.

Demokrat-PKS Satu Suara Mengusung Prabowo

Eko Nordiansyah • 31 Juli 2018 02:58
Jakarta: Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sepakat mengusung Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto sebagai calon presiden (capres) pada Pilpres 2019. Kesepakatan itu dilakukan pada saat pertemuan antara Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al-Jufri.
 
Terkait calon wakil presiden (cawapres), SBY menyerahkan sepenuhnya pada Prabowo. Meski demikian, perlu pembahasan lebih lanjut dengan partai-partai yang tergabung dalam koalisi penantang.
 
"Untuk cawapres kita serahkan pada capres (Prabowo). Tentu beliau akan menelaah semuanya, dan membikin koalisi ini gigih ke depan," kata SBY dalam konferensi pers di Hotel Gran Melia, Jakarta Selatan, Senin malam, 30 Juli 2018.

Baca juga: Demokrat-PKS Sepakat Berkoalisi
 
SBY yakin Prabowo memilih pendamping yang terbaik. Selain mampu mendongkrak elektabilitas, cawapres Prabowo juga diyakini mampu membuat Indonesia menjadi lebih baik.
 
"Karena menurut kita bukan hanya harus menang dalam pilpres, tapi kalau terpilih amanah dia mampu memimpin dan Indonesia menjadi lebih baik lima tahun mendatang," beber dia.
 
Baca juga: Ustaz Somad Disebut Layak jadi Cawapres Prabowo
 
Sementara itu, Salim Segaf Al-Jufri mengaku nama pendamping Prabowo terus dibahas oleh partai yang tergabung dalam koalisi. Namun dia berharap Prabowo mempertimbangkan dua nama cawapres hasil ijtima ulama.
 
"Kita sudah dengar dan saksikan rekomendasi dari sejumlah ulama yang mereka punya dua pandangan capres Prabowo dan cawapres, ada saya dan Abdul Somad. Tapi karena kita berempat, kita akan bicara dan mencari yang terbaik untuk bangsa ini," pungkasnya.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(HUS)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>