Ilustrasi minyak goreng. Foto: MI
Ilustrasi minyak goreng. Foto: MI

Pemerintah Pastikan Pengawasan Minyak Goreng Curah Dimaksimalkan

Indriyani Astuti • 19 Maret 2022 12:25
Jakarta: Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi mencabut subsidi atas minyak goreng kemasan dan memutuskan hanya menyubsidi minyak goreng curah. Kebijakan ini untuk menyeimbangkan antara kebutuhan minyak goreng masyarakat dengan menjaga keberlangsungan industri minyak goreng dalam negeri.
 
"Bapak Presiden ingin menjaga keseimbangan ini, yakni menjaga kepentingan masyarakat dan produsen," kata Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Edy Priyono di Jakarta, Sabtu, 19 Maret 2022.
 
Edy mengakui tidak mudah dalam pelaksanaan kebijakan baru untuk memastikan ketersediaan pasokan minyak goreng curah. Dia juga tidak menampik adanya minyak goreng curah dapat membuka peluang pengguna minyak goreng kemasan beralih ke curah. Sehingga tidak tepat sasaran.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Ini Alasan HET Tidak Efektif Redam Kenaikan Harga Minyak Goreng
 
Selain itu, kata dia, potensi terjadinya kebocoran pada distribusi akan semakin besar. Sehingga, pengawasan dipastikan lebih maksimal. Eddy mengeklaim pemerintah sudah menyiapkan skenario agar implementasi kebijakan tersebut berjalan baik.
 
"Kantor Staf Presiden bersama Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Perindustrian, dan Satgas Pangan akan terjun ke lapangan untuk mengawal kebijakan bapak Presiden soal minyak goreng ini," kata dia.
 
Presiden Jokowi mencabut subsidi minyak goreng kemasan serta memutuskan menyubsidi harga minyak goreng curah, yakni sebesar Rp14.000 per liter. Subsidi diberikan dari dana Badan Pengelola Dana Perekebunan Kelapa Sawit (BPDPKS).
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif