Menpan RB Tjahjo Kumolo/Medcom.id/Cindy
Menpan RB Tjahjo Kumolo/Medcom.id/Cindy

Tjahjo Yakin ASN Tak Produktif Akan Terseleksi

Nur Azizah • 25 Juni 2020 11:16
Jakarta: Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo menilai ada ketimpangan produktivitas dari aparatur sipil negara (ASN) selama bekerja di rumah (WFH). Dia menyebut ASN yang tidak produktif akan terseleksi dengan sendirinya.
 
"Akan terseleksi dengan sendirinya, yang tidak profesional dan tidak memenuhi syarat tertentu kan pasti kementerian/lembaga dan daerah tidak bisa memberikan jabatan," kata Tjahjo kepada Medcom.id, Jakarta, Kamis, 25 Juni 2020.
 
Tjahjo tak akan memberhentikan ASN yang tidak produktif. Karena ASN tidak bisa dipensiunkan secara sepihak.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"ASN kan ada periode usia pensiun, kan tidak bisa ASN diberhentikan atau dipensiunkan sepihak, ada aturannya kecuali minta pensiun dini," imbuh dia.
 
Baca: Menpan RB Godok Pengurangan ASN Tak Produktif
 
Sebelumnya, Tjahjo mencermati kebijakan WFH saat pandemi virus korona. Kebijakan WFH menunjukkan ketimpangan produktivitas ASN.
 
"Sehingga diperlukan kebijakan untuk menggerus jumlah ASN berdasarkan produktivitas. "Perlu strategi untuk mengurangi yang tidak produktif ini secara bermartabat," kata Tjahjo di Jakarta, Jumat, 19 Juni 2020.
 
Menurut dia, kelompok yang produktif selama masa WFH, kelebihan beban pekerjaan. Mereka terpaksa mengerjakan pekerjaan yang tidak bisa diselesaikan kelompok yang tidak produktif.
 
Dia tak memerinci kelompok ASN yang produktif dan tidak produktif. “Kita kelebihan banyak tenaga yang tidak diperlukan tapi kekurangan tenaga yang dibutuhkan,” ujar Tjahjo.
 
Kemenpan RB dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) akan merumuskan ulang sistem manajemen ASN. Rumusan disesuaikan dengan tatanan new normal atau kenormalan baru.
 
Perumusan ulang salah satunya mengubah susunan formasi kebutuhan kompetensi ASN dalam rekrutmen. Sehingga, abdi negara yang direkrut sesuai kebutuhan pemerintah.
 
Langkah-langkah strategis ini mendesak untuk menentukan komposisi dan kompetensi ASN. Berikut dengan jumlah abdi negara.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif